Logo Lintasterkini

Icon Pinisi Pantai Losari Jadi Sorotan Publik, Kapal Edukasi Budaya Terancam Punah

Muh Syukri
Muh Syukri

Rabu, 15 September 2021 09:23

Sekertaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan Hendra Nick Arthur
Sekertaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan Hendra Nick Arthur

MAKASSAR – Icon kapal pinisi yang beroperasi di sekitar perairan spermonde Makassar terancam tak beroperasi akibat pengunjung lalai menerapkan standar protokol kesehatan pada saat “Sunset Sailing” pekan lalu.

Sekertaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan Hendra Nick Arthur mengaku prihatin dengan kondisi ini karena kelalaian pengunjung yang tidak mengindahkan standar protokol kesehatan yang telah diterapkan pengelola kapal edukasi budaya itu.

“Tidak mungkin pak Wali Kota Makassar mengajak pak Menteri Pariwisata Sandiaga Uno naik ke pinisi itu. Kalau standar CHSE (Clean, Health, Savety dan Environement) tidak memenuhi standar kementerian. Memang warga kita susah diberikan pemahaman. Kalau ini terus berlanjut. Icon kebanggaan Kota Makassar akan punah,” keluh Hendra.

Hendra yang juga aktif sebagai Sekertaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan ini menilai keunikan aktifitas warga yang berada di kapal pinisi ini menjadi sorotan media mainstream dan penggiat akun sosmed sulit dihindari sehingga isu prokes cepat sekali menyebar dan viral di masyarakat.

“Aktifitas pelanggaran prokes ini memang menarik bagi penggiat konten sosmed dan kalangan media mainstream. Wajar saja kalo kalau aktifitas pengunjung viral. Hanya saja pelanggaran prokesnya yang jadi sorotan,” keluhnya.

Dia berharap pemerintah kota Makassar bisa memberikan pemahaman ke masyarakat bahwa icon kebanggaan Kota Makassar tidak menjadi tumbal akibat permasalahan prokes yang hampir terjadi di sejumlah titik di Kota Makassar.

“Kita harus memberikan edukasi ke masyarakat bahwa menjaga icon daerah juga penting. Meski kita tidak pungkiri pelanggaran prokes juga penting di terapkan pemda setempat,” ucap dia.

Kasus prokes di kapal edukasi warga kota Makassar ini, lanjut dia sebaiknya bisa memberikan pelajaran berharga bagi warga kota termasuk pengelola agar lebih memperketat penerapan protokol kesehatan.

Sebelumnya Pengelola Kapal Wisata Pinisi di Kota Makassar angkat bicara soal heboh ibu-ibu berjoget-ria hingga tidak memakai masker. Pengelola menyebut aksi joget itu dipicu kelalaian tamu kapal wisata.

Kapal Phinisi

“Bahwa kondisi itu kelalaian pada tamu kami,” ucap Pengelola Pinisi Achmad Zulkarnaen Zaenal saat menyampaikan klarifikasi tertulis seperti dilansir detikcom.

Zulkarnaen mengatakan pihaknya sebagai pengelola kapal pinisi sebenarnya sudah menerapkan prokes secara ketat. Pengelola juga sudah mengedukasi ibu-ibu yang menjadi tamu di kapal wisata pinisi pada saat itu.

“Jadi kami sudah melakukan prokes yang ketat, sebelum naik (tamu) kita edukasi COVID terlebih dahulu, setiap 25 menit kita menyampaikan untuk mengingatkan tetap menjaga prokes selama berada di pinisi,” ucap Zulkarnaen.

Karena adanya edukasi itulah pengelola menuding para tamu pinisi lalai. Aksi joget-ria tak bermasker tersebut juga diklaim di luar rencana alias tak diduga sebelumnya oleh pengelola.

“Dikarenakan selesai makan dan spontanitas melakukan gerakan mengikuti irama musik ketika perjalanan pulang dan hendak sampai di Dermaga,” ungkap Zulkarnaen. (*)

 Komentar

 Terbaru

News20 September 2021 14:25
Kapolda Sulsel Tinjau Vaksinasi di SMAN 11 Makassar
Vaksinasi yang dilaksanakan ini berjalan dengan lancar dengan menargetnya sekira 1.600 vaksinasi kepada siswa gabungan dari beberapa sekolah. "Beberap...
Hukum & Kriminal20 September 2021 11:55
Hanya Gegara Korek, Oknum RT Aniaya Mahasiswa dan Sekretariatnya
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Ahmad Rizal mengatakan, kejadiannya berawal dari pelaku datang menemui korban meminta korek. Namun karena pada sa...
News20 September 2021 00:04
Perda Kepemudaan Lahirkan Pemuda yang Beriman
“Jadi tujuan perda ini, pemerintah ingin membentuk pemuda yang tangguh dengan katakteristik religius, berkreasi atau berinovasi,” jelas Budi Hastu...
News19 September 2021 22:18
Kebakaran di Jalan Haji Kalla 2 Makassar, Sejumlah IRT Sempat Histeris
Kebakaran terjadi di Jalan Haji Kalla 2, Campagayya Kelurahan Panaikang Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Minggu (19/9/2021) sekira pukul 19.13 wi...