Logo Lintasterkini

826 Luka 46 Meninggal Dunia di Mamuju, Ada Yang Berpelukan di Balik Runtuhan

Maulana Karim
Maulana Karim

Sabtu, 16 Januari 2021 18:44

Tim SAR saat melakukan pencarian korban akibat gempa di Mamuju SULBAR.
Tim SAR saat melakukan pencarian korban akibat gempa di Mamuju SULBAR.

MAMUJU – Korban bencana akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat khususnya di Mamuju dan Majene, terus bertambah.

Gempa tersebut diketahui mengakibatkan sejumlah bangunan ambruk dan sebanyak 46 warga meninggal dunia dari 15.000 orang terdampak.

Tim SAR pun menyibak puing demi puing material reruntuhan bangunan. Ada seng. Tembok batu bata. bahkan ada beton.

Hingga pasukan berseragam oranye tiba-tiba terhenyak. Lantaran ada dua jasad ditemukan di sebuah reruntuhan rumah makan, di Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulawesi Barat.

Pasukan oranye yang sejenak terdiam lantaran menemukan jenazah sedang berpelukan. Mereka adalah pasangan suami istri, yang diketahui yakni, Bahranto dan istrinya.

Sulasmi menyebutkan bahwa keduanya mengelola rumah makan itu. Baru dua hari beroperasi. Total, kedua korban baru lima hari mendiami bangunan itu. Tiga hari membenahi, dan dua hari beroperasi. Bangunan ruko itu mereka sewa senilai Rp 55 juta setahun.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis data terbaru korban bencana gempa di Sulawesi Barat (Sulbar).

Menurut Kapusdatinkom BNPB, Raditya Jati, dalam gempa kali ini, ada empat wilayah terdapat yang terdampak gempa, diantaranya Kota Mamuju, Majene, Mamasa dan Polewali Mandar.

“Di Majene ada 19 orang meninggal dunia, di Mamuju ada 37 jiwa meninggal, sehingga totalnya ada 46 orang meninggal dunia, dan 826 orang luka-luka,” kata Raditya Jati, Sabtu (16/1/2021).

Selain itu, lanjut Raditya Jati, ada tiga titik longsor terjadi di Kabupaten Majene, namun akses jalan dari Mamuju-Majene sudah bisa dilalui oleh kendaraan.

“Untuk di Majene, ada 415 rumah rusak dan masih dalam proses pendataan, satu unit puskesmas rusak berat, satu kantor rusak berat,” bebernya.

Sementara di Mamuju, kata Raditya Jati, gempa mengakibatkan Hotel Maleo rusak berat, kantor Gubernur Sulbar rusak berat, rumah warga rusak dan masih dalam proses pendataan, RS Mitra Manakarra rusak berat, dan satu minimarket rusak.

“Untuk jaringan listrik di Mamuju dan Majene, sebagian sudah menyala, komunikasi seluler sebagian sudah stabil, sebagian belum,” ungkapnya.(*)

 Komentar

 Terbaru

Wali Kota Makassar Siap Berkantor Gunakan Jasa “Ojol Day” Tiap Selasa
News08 Maret 2021 17:23
Wali Kota Makassar Siap Berkantor Gunakan Jasa “Ojol Day” Tiap Selasa
Saat ini Danny Pomanto masih terus mengkaji secara teknis regulasi untuk menerapkan Ojol Day....
Kuasai Ribuan Obat Daftar “G”, Buruh Bangunan Dibekuk di Atap Rumah
Hukum & Kriminal08 Maret 2021 16:55
Kuasai Ribuan Obat Daftar “G”, Buruh Bangunan Dibekuk di Atap Rumah
Turut disita uang tunai Rp250 ribu di dalam laci lemari. Diduga merupakan hasil penjualan barang haram tersebut....
Ringkus Kurir di Parepare, Polres Gowa Temukan Sabu di Kandang Ayam
Hukum & Kriminal08 Maret 2021 16:23
Ringkus Kurir di Parepare, Polres Gowa Temukan Sabu di Kandang Ayam
Dari serangkaian penangkapan tersebut, turut disita barang bukti berupa 15,81 gram sabu-sabu....
Danny Pomanto Imbau Wajib Pajak Laporkan SPT Sebelum 31 Maret
News08 Maret 2021 15:20
Danny Pomanto Imbau Wajib Pajak Laporkan SPT Sebelum 31 Maret
Parsitipasi aktif masyarakat melalui pajak adalah konstribusi terbesar dalam pembangunan daerah....