Logo Lintasterkini

Ahok Hapus Fasilitas Kredit Pejabat Pertamina hingga Rp30 Miliar, Warganet Beri Pujian

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Rabu, 16 Juni 2021 12:47

Ahok Hapus Fasilitas Kredit Pejabat Pertamina hingga Rp30 Miliar, Warganet Beri Pujian

JAKARTA — Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Thahja Purnama atau Ahok menghapus fasilitas kartu kredit pejabat Pertamina. Kebijakan ini pun menarik perhatian publik.

Di akun Facebook Mak Lambe Turah, Rabu (16/6/2021), banyak warganet memberikan dukungan terhadap apa yang dilakukan oleh Ahok.

MLT: “Nah mantap pak Ahok lanjutkan.”

Siti Hidayah: “Cakeeepppp….. Ni KK (pejabat) ,emg klo ada tagihannya, “dibayar APBN/D” ,gituu??? (Stlh baca) niscaya “kebijakan BAIK” diikuti BUMN/BUMD lainnya.. Aamin YRA .Busett…limit KK mpe Miliar, lho, lalu DILUNASI ma “perusahaan” ITU. Makanya pada “rebutan” jadi komisaris, direksi, DLL. Blum fasilitas lain… Bi rumdis, pln ,air, pulsa tlp, dll.”

Dafi Erlangga Naturindo: “Fasilitas sampai 30 milyar. Gillaaaaaa ajaaaaaa. Bersih bersih Pak BTPMakanya pada ayemmmm.”

Bintoro Nurachman: “Kudu diterapkan di semua bumn dan perusahaan plat merah.”

Untuk diketahui, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan alasan detil penghapusan fasilitas kartu kredit dewan direksi, komisaris, hingga manajer perusahaan.

Ahok menyebut penghapusan dilakukan untuk menghemat pengeluaran perusahaan.

“Kebijakan untuk penghematan saja. Astra group begitu besar saja tidak ada fasilitas kartu kredit perusahaan,” jelasnya lewat pesan instan, Selasa (15/6/2021).

Eks gubernur DKI Jakarta ini menyebut fasilitas kartu kredit telah diberikan kepada pejabat Pertamina sejak lama. Sayangnya, ia tak merincikan sejak kapan fasilitas diberikan.

Ia menyebut penghapusan kartu kredit dapat menghemat pengeluaran Pertamina. Pasalnya, limit yang diberikan oleh perusahaan cukup besar.

“Yang saya dapatkan buat saya sebagai Komut dengan limit Rp30 miliar,” ucapnya.

Sebelumnya, Ahok mengungkapkan bahwa perusahaan bakal menghapus fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi, komisaris, hingga manajer.

Keputusan tersebut merupakan salah satu poin yang disepakati dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Senin (14/6/2021). Ia memastikan keputusan ini sudah disetujui oleh semua pihak, dari dewan direksi hingga komisaris tak ada yang menolak usulan penghapusan fasilitas kartu kredit.

“Secara lisan, para dekom (dewan komisaris) dan dewan direksi tidak ada yang keberatan di RUPS atau menolak usulan penghapusan kartu kredit korporasi,” kata Ahok.

Tak hanya jajaran internal, Ahok menyebut Menteri BUMN Erick Thohir juga sudah memberi rambu hijau atas rencana penghapusan kartu kredit tersebut.

“Itu teknik operasional. Prinsipnya Pak Menteri setuju, tetapi karena dalam RUPS diwakili surat kuasa, tidak spesifik bicara setuju,” pungkasnya.(*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal25 Juli 2021 21:23
Tak Diberi Uang Saat Mau Gadai Barang, Penjual Ikan di Pinrang Tikam Korbannya Pakai Badik
PINRANG– Seorang pria berinisial NA 34 tahun di Kabupaten Pinrang diringkus polisi usai melakukan penganiayaan dengan menikam korbannya mengguna...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 20:12
Gara-gara Tersinggung, Dua Pria di Pinrang Aniaya Tiga Pemuda Pakai Celurit
PINRANG– Dua pria di Kabupaten Pinrang diamankan jajaran Resmob Satreskrim Polres Pinrang lantaran telah melakukan pengeroyokan. Kedua pria itu ...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 16:24
Kenalan Lewat Game Online, Pemuda Sidrap Setubuhi dan Bawa Lari Gadis di Bawah Umur
MAKASSAR– Unit Jatanras Kepolisian Resor Kota Besar Makassar berhasil mengamankan seorang pemuda yang melarikan anak di bawah umur. Pelaku adala...
News25 Juli 2021 13:27
Besok, Makassar Sudah Terapkan PPKM Level IV, Apa Saja yang Dibatasi?
Dalam rapat tersebut terungkap penerapan PPKM level IV juga akan diberlakukan di Sulawesi Selatan ( Sulsel ). Untuk di Makassar, pemberlakuan dilaksan...