Logo Lintasterkini

Sabri Cs Direhabilitasi di RS Sayang Rakyat, Polrestabes Makassar Jamin Pengawasan

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Rabu, 16 Juni 2021 20:18

Konfrensi pers penangkapan empat ASN Pemkot Makassar, termasuk pejabat yang merupakan Asisten I, di Mapolrestabes Makassar, Minggu (25/4/2021).
Konfrensi pers penangkapan empat ASN Pemkot Makassar, termasuk pejabat yang merupakan Asisten I, di Mapolrestabes Makassar, Minggu (25/4/2021).

MAKASSAR — Sabri cs, empat aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Makassar sudah menjalani proses rehabilitasi. Mereka ditempatkan di RS Sayang Rakyat.

Keempat ASN Pemkot Makassar itu yakni Asisten I Setda Kota Makassar berinisial Sabri, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Muhammad Yarman, Kepala Bidang Arsip Dinas Kearsipan Irwan Miladji, dan mantan Camat Wajo Syafruddin.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKPB Yudi Frianto mengatakan, proses rehabilitasi keempat ASN Pemkot Makassar dilakukan setelah berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

Yudi menyebut berkas perkaranya dilimpahkan pada Senin (14/6/2021). Sementara proses rehabilitasinya dimulai pada Selasa (15/6/2021) kemarin, di RS Sayang Rakyat, Jalan Pahlawan, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya.

“Di RS Sayang Rakyat itu merupakan rumah sakit afiliasi BNN. Jadi kalau di BNN Baddoka penuh maka ditempatkan di sana,” kata Yudi saat dikonfirmasi Lintasterkini.com, Rabu (16/6/2021).

Meski rehabilitasinya dilakukan di RS Sayang Rakyat, Yudi mengaku pengawasan terhadap para tersangka tetap dilakukan. Ada petugas yang akan memonitoring proses rehabilitasinya.

“Setiap hari tetap akan dicek. Jadi mereka akan menjalani rehabilitasi sampai ada putusan dari pengadilan, karena sudah dilimpahkan berkas perkaranya,” beber Yudi.

Yudi memaparkan, kasus yang menjerat empat ASN Pemkot Makassar ini akan ditentukan oleh hakim di pengadilan. Termasuk terkait hukuman apa yang akan diberikan. Rehabilitasi atupun penjara.

“Nanti yang menentukan adalah hakim. Misalnya ditentukan direhabilitasi sekian bulan saja. Bisa saja juga selain rehabilitasi, juga diberikan hukuman penjara,” kata dia.(*)

 Komentar

 Terbaru

Nasional29 Juli 2021 17:47
Kopel Minta Setop Fasilitas Isoman bagi Anggota DPR
MAKASSAR — Fasilitas Isolasi Mandiri (Isoman) untuk anggota DPR yang terpapar Covid-19 disorot Komite Pemantau Legislatif (Kopel). Terlalu diistimew...
Hukum & Kriminal29 Juli 2021 17:33
Diduga Gegara Dendam, Seorang Warga Maroneng Pinrang Tewas Ditebas Parang
PINRANG –La Saleng, warga Desa Marineng Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang tewas mengenaskan setelah ditebas senjata tajam jenis Parang oleh ...
Hukum & Kriminal29 Juli 2021 16:01
Saksi Sebut NA Tak Terlibat di Bantuan Dana CSR Masjid
"Selesai peletakan batu pertama, Saya makan siang bersama. Pak Petrus sampaikan bahwa dia sumbangkan Rp100 juta untuk masjid, Saya spontan bilang saya...
News29 Juli 2021 13:54
Gerakan Peduli PKL, Ditlantas Polda Sulsel Borong Dagangan dengan Harga 10 Kali Lipat
Aksi kepedulian ini di motori Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP M Yusuf Usman setelah mendapat instruksi langsung dari Dirlantas Polda Sul...