Logo Lintasterkini

Pengamat: SARA Bukan Isu Seksi bagi Media

Muh Syukri
Muh Syukri

Minggu, 16 September 2012 14:51

ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhroh, meminta media menyampaikan informasi yang mendidik bagi masyarakat. Ia menilai agar media tidak membesar-besarkan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Opini yang diciptakan oleh media, khususnya media elektronik, itu kan sangat dekat dengan masyarakat. Mereka menonton televisi. Oleh karena itu, media khususnya TV harus memberi berita yang edukatif bagi masyarakat,” ujar Siti di kantor Dewan Pers Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2012).

Dalam kaitannya dengan isu pemilihan kepala daerah, Siti mengatakan isu SARA bukanlah isu seksi bagi media untuk diberitakan ke masyarakat. “Media harus juga menjadi alat transfer ide untuk masyarakat, bukan melalui isu SARA, melainkan melalui isu-isu substansi program-program kandidat, kasihan masyarakat kalau dieksploitasi oleh isu SARA,” kata Siti.

Menurutnya, media bisa saja mengangkat berita soal pilkada dalam konteks ke-Indonesiaan yang kental nuansa Bhinneka Tunggal Ika. Dengan begitu, berita yang disampaikan tidak menunjuk atau merugikan orang yang disasar oleh isu SARA tersebut.

Siti menambahkan, jika isu SARA terus diangkat dalam pemberitaan media, akan berakibat fatal terhadap kehidupan bermasyarakat di Indonesia. “Jika isu ini terus diangkat, akan berakibat buruk ke civil society masyarakat yang nantinya hanya berpikir dalam konteks kepilkadaan. Jangan sampai pada Pemilu 2014 muncul lagi isu SARA seperti ini,” ujarnya.

Belakangan ini masalah SARA menjadi sorotan publik pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2012. Salah satu kandidat merasa terus diserang dengan isu SARA tersebut. Salah satu isu SARA yang sempat mencuat adalah kasus yang melibatkan artis dan dai Rhoma Irama beberapa waktu lalu. Dalam ceramahnya, Rhoma dianggap menyebarkan isu SARA terkait pemilihan gubernur DKI 2012. Namun, kasus itu sendiri ditutup dengan putusan dari Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta bahwa Rhoma dinyatakan tidak terbukti menyebarkan isu SARA tersebut.(okezone)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis13 Desember 2025 13:32
Patuh dan Taat Bayar Pajak, Claro Makassar Raih Penghargaan Tax Award 2025
MAKASSAR – Hotel Claro Makassar meraih penghargaan dalam Tax Award 2025 yang digelar Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan ...
Ekonomi & Bisnis13 Desember 2025 13:27
Sambut Libur Akhir Tahun, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Program End Year Sale 12.12
MAKASSAR – Bugis Waterpark Adventure kembali menghadirkan program akhir tahun yang selalu dinantikan oleh masyarakat karena promo ini memberikan...
Ekonomi & Bisnis13 Desember 2025 10:59
KALLA Boyong Medali Platinum & Gold di Ajang TKMPN XXIX 2025
MAKASSAR – Menjelang akhir tahun 2025, KALLA belum berhenti menorehkan prestasi di level nasional dan kembali menegaskan komitmennya terhadap mutu d...
Ekonomi & Bisnis13 Desember 2025 10:50
Indosat Jadi Satu-satunya Telco Indonesia yang Masuk ke Fortune 100 Best Companies to Work For Southeast Asia
JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali membanggakan Indonesia di tingkat internasional dengan berhasil masuk dalam dafta...