Logo Lintasterkini

Tokoh Agama KH Muhyiddin Tahir Serukan Pilkada Sulsel yang Bersih Tanpa Politik Uang

Fakra
Fakra

Rabu, 16 Oktober 2024 23:19

KH. Muhyiddin Tahir, tokoh agama sekaligus Wakil Ketua Pondok Pesantren As'adiyah Kabupaten Wajo.
KH. Muhyiddin Tahir, tokoh agama sekaligus Wakil Ketua Pondok Pesantren As'adiyah Kabupaten Wajo.

WAJO – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2024, pesan damai dan politik santun tanpa praktik politik uang terus disuarakan oleh berbagai pihak.

Salah satu yang aktif mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas selama masa pemilu adalah KH. Muhyiddin Tahir, tokoh agama sekaligus Wakil Ketua Pondok Pesantren As’adiyah Kabupaten Wajo.

KH. Muhyiddin Tahir mengimbau seluruh elemen masyarakat, terutama para santri, tokoh agama, dan pemuda di Kabupaten Wajo, untuk berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama berlangsungnya Pilkada.

Menurutnya, pemilu yang aman, damai, dan bersih hanya bisa terwujud jika setiap pihak bersinergi dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral serta etika politik.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok-kelompok masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan, tim sukses, serta relawan, untuk berkomitmen menjaga situasi Kamtibmas selama pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2024. Mari kita jaga agar proses pemilu ini berjalan aman dan damai,” kata KH. Muhyiddin Tahir.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menolak segala bentuk hoaks dan ujaran kebencian yang sering kali muncul saat masa kampanye. Menurutnya, berita palsu dan fitnah yang beredar di media sosial atau di lingkungan masyarakat dapat merusak tatanan demokrasi serta memecah belah persatuan.

“Stop penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian. Ini adalah hal yang sangat penting. Mari kita jaga bersama agar proses demokrasi ini berjalan dengan jujur, terbuka, dan bermartabat,” tegasnya.

Selain itu, KH. Muhyiddin juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda dengan politik uang dalam bentuk apapun. Ia menyebut bahwa praktik politik uang merusak integritas pemilu dan mencederai nilai-nilai demokrasi.

“Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat, jangan sampai ada yang terlibat atau tergoda oleh politik uang. Ini adalah racun bagi demokrasi kita, yang hanya akan melahirkan pemimpin yang tidak amanah,” ujarnya dengan tegas.

Di samping itu, KH. Muhyiddin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu dan menghindari tindakan adu domba yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Menurutnya, persatuan dan kesatuan adalah kunci dari stabilitas dan keamanan negara, terutama di tengah proses demokrasi seperti pemilu.

“Tidak ada ruang untuk perpecahan atau adu domba. Kita semua adalah bagian dari bangsa yang besar dan harus saling menjaga. Jangan sampai perbedaan politik membuat kita terpecah belah,” pungkas KH. Muhyiddin Tahir.

Ia berharap pelaksanaan Pilgub Sulsel 2024 dapat berjalan dengan lancar, damai, serta menghasilkan pemimpin yang amanah dan peduli pada kepentingan rakyat.

KH. Muhyiddin juga menambahkan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang kondusif selama proses demokrasi, dengan menjadi benteng moral bagi masyarakat dalam menghadapi godaan-godaan politik yang tidak sehat.

Masyarakat Kabupaten Wajo, yang sebagian besar merupakan masyarakat religius dan taat, diharapkan dapat mendukung penuh seruan ini. Pemilu tidak hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga soal menjaga marwah dan keutuhan bangsa dalam bingkai demokrasi yang beretika.(***)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis16 Desember 2025 23:54
Mercure Makassar Gelar Christmas Light Celebration 2025, Hadirkan Natal Penuh Makna dan Kepedulian Sosial
MAKASSAR – Dalam semangat perayaan Natal 2025, Mercure Makassar Nexa Pettarani menggelar Christmas Light Celebration 2025 sebagai wujud kebersam...
Ekonomi & Bisnis16 Desember 2025 23:49
Kampanye Layanan Berintegrasi, SPJM Grup Tegaskan Komitmen Larangan Gratifikasi 
MAKASSAR – Dalam rangka mewujudkan zero gratification di Perusahaan, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) memberlakukan larangan untuk memberikan maup...
News16 Desember 2025 23:20
Munafri Dorong Peran Insinyur Terlibat Konstruksi Tata Ruang Kota
MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar, dengan profesi insinyur dalam me...
News16 Desember 2025 23:15
Milad ke-13, Askrindo Syariah Makassar Salurkan Santunan Yatim dan Dhuafa Bersama DT Peduli
MAKASSAR — Dalam rangka memperingati Milad ke-13, PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah Cabang Makassar bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasi...