PALOPO — Dunia balap motor nasional kembali berduka. Pembalap muda berbakat asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Awhin Sanjaya, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan fatal saat berlaga di ajang Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 yang digelar di Zabaq National Circuit, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Minggu, 14 Desember 2025.
Kabar kepergian Awhin menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan setimnya, tetapi juga bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan komunitas balap nasional. Ucapan belasungkawa pun mengalir deras di media sosial sejak kabar duka itu menyebar luas.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (Purn) Drs. Frederik Kalalembang, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya pembalap muda tersebut. Frederik menyebut kepergian Awhin sebagai kehilangan besar bagi dunia olahraga otomotif Indonesia.
Baca Juga :
- Anggota Komisi III DPR RI Frederik Kalalembang Minta Jaksa Agung Perkuat Criminal Justice System agar Penegak Hukum Tak Saling Berkompetisi
- Warga Toraja Diduga Dianiaya Majikan di Bali, Frederik Kalalembang Desak Polisi Usut Tuntas Tanpa Kompromi
- Sabu 1,5 Kg Diduga Beredar di Toraja Utara, Frederik Kalalembang Minta Segera Diungkap Karena Ini Ancaman Serius Generasi Bangsa
“Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya ananda Awhin Sanjaya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan menghadapi cobaan berat ini,” ujar Frederik.

Foto kenangan pembalap Awhin Sanjaya, yang meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat mengikuti Grand Final Sumatera Cup Prix 2025 di Zabaq National Circuit, Tanjung Jabung, Jambi, Ahad atau Minggu (14/12/2025).
Frederik juga menyampaikan empati kepada keluarga besar almarhum di Luwu Utara dan Palopo. Menurutnya, Awhin bukan sekadar pembalap, tetapi simbol semangat dan keberanian anak muda daerah yang berjuang mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
“Kepergian Awhin adalah duka kita bersama. Ia pergi saat sedang berjuang, mengabdikan diri pada dunia yang dicintainya. Semoga semangat dan dedikasinya menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” tambahnya.
Awhin Sanjaya diketahui merupakan pembalap dari tim SWR Tuan Muda Catam Solid R22 Racetech BKRT Chans Racing. Pada ajang SCP 2025, ia turun di kelas Bebek 2 Tak Standar 125 CC Open. Berdasarkan sejumlah rekaman video yang beredar, Awhin mengalami kecelakaan setelah terlibat tabrakan dengan pembalap lain di lintasan.
Sementara itu, jenazah almarhum Awhin Sanjaya (27) telah tiba di Palopo, Sulawesi Selatan, pada Senin malam, 15 Desember 2025. Ambulans yang membawa jenazah tiba sekitar pukul 23.00 Wita di Jalan Cakalang Baru, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, dan dikawal sejumlah warga.
Tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah diturunkan dari ambulans. Almarhum kemudian disemayamkan di rumah mertuanya sebelum prosesi pemakaman dilakukan.
Kepergian Awhin Sanjaya meninggalkan luka mendalam dan duka yang tak terucap. Namun, jejak keberanian, semangat, dan kecintaannya pada dunia balap akan selalu dikenang.
Awhin Sanjaya lahir di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, 22 Februari 1998. Ia dikenal sebagai pembalap bertalenta di level nasional dan internasional. Awhin merupakan pembalap binaan Astra Honda Racing Team sejak usia muda. Ia tampil di Asia Road Racing Championship sejak 2017. (*)


Komentar