Logo Lintasterkini

Soal Pendeta Saifuddin Ibrahim Minta 300 Ayat Alquran Dihapus, Polri Langsung Bertindak

Herwin Bahar
Herwin Bahar

Kamis, 17 Maret 2022 11:23

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo

JAKARTA – Pihak Mabes Polri merespons cepat video seorang pendeta bernama Saifuddin Ibrahim yang meminta Kementerian Agama (Kemenag) menghapus 300 ayat suci Al-Qur’an. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo memastikan tim dari Bareskrim langsung mengusut video tersebut.

“Polri, khususnya Direktorat Siber Bareskrim akan mendalam isi konten video itu,” kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Menkopolhukam Mahfud MD bahkan sudah merespons langsung dan meminta Polri turun tangan menyikapi video yang viral tersebut. “Itu bikin gaduh dan bikin banyak orang marah. Oleh sebab itu, saya minta kepolisian segera menyelidiki itu, dan kalau bisa segera ditutup akunnya karena kabarnya belum ditutup sampai sekarang,” kata Mahfud kepada media sebagaimana disiarkan di kanal YouTube Kemenko Polhukam di Jakarta, Rabu.

Mahfud mengingatkan, pernyataan pendeta Saifuddin yang meminta Menteri Agama menghapus ayat Al-Qur’an merupakan penistaan agama. Penistaan agama merupakan perbuatan pidana yang ancaman hukumannya penjara lebih dari lima tahun.

Pendeta Saifuddin Ibrahim viral setelah videonya yang muncul di media sosial diprotes banyak pihak. Saifuddin, dalam tayangan yang viral itu, meminta Menteri Agama menghapus 300 ayat di dalam Al-Qur’an yang dicetak di Indonesia.

“300 ayat (di Al-Qur’an, red) yang menjadi pemicu hidup intoleran, pemicu hidup radikal, dan membenci orang lain karena beda agama, itu di-skip, atau direvisi, atau dihapuskan dari Al-Qur’an Indonesia. Ini sangat berbahaya sekali,” kata Saifuddin.

Sejauh ini, video itu tidak lagi ditemukan di akun YouTube pribadi Saifuddin Ibrahim, tetapi rekamannya telah tersebar di berbagai media sosial. (*)

 Komentar

 Terbaru

Peristiwa20 Mei 2022 02:24
Lansia Tewas Setelah Dipergoki Mencuri di Areal Tambang di Bantaeng, Tiga Polisi Diperiksa
Nasib malang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Nuru Saali (78) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kabarnya, ia tewas us...
News19 Mei 2022 23:55
Pelat Palsu Marak Beredar di Sulsel, Ada Pembiaran?
Aturan pemberlakukan tersebut memang sudah ada yakni mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Reg...
News19 Mei 2022 22:47
Bupati Pinrang Terpilih Memberikan Testimoni Di Rakornas BAN S/M
MAKASSAR — Bupati Pinrang, Irwan Hamid bersama Bupati Gowa dan Bupati Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah diundang dan terpilih untuk memberikan t...
Hukum & Kriminal19 Mei 2022 22:43
Berdamai, Ini Syarat Yang Diajukan Pelajar Korban Penganiayaan Di Pinrang Yang Videonya Viral Di Medsos
PINRANG – Penganiayaan yang dilakukan seorang pelajar laki-laki SMA Negeri 9 Cempa Kabupaten Pinrang terhadap. seorang pelajar perempuan tyang t...