Logo Lintasterkini

Rudianto Lallo: Berkat Gerakan ALDERA dan Pius Lustrilanang Semua Bisa Jadi Pemimpin

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 17 November 2022 08:57

Rudianto Lallo: Berkat Gerakan ALDERA dan Pius Lustrilanang Semua Bisa Jadi Pemimpin

MAKASSAR – Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) bersama Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Kota Makassar menggelar bedah buku yang berjudul Aldera, Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999.

Kegiatan bedah buku yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Jumat 11/11/2022 turut dihadiri sejumlah Kepala Daerah, diantaranya Bupati Gowa Adnan Purichta Ihsan, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa. Selain juga hadir Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah, dan Mantan Wali Kota Makassar, Prof Yusran Yusuf.

Bedah buku yang membahas gerakan era reformasi oleh Pemuda dan Mahasiswa yang menjatuhkan rezim Presiden Soeharto pada 21 April 2022 semakin lengkap dengan hadirnya aktivis 98 Kota Makassar, diantaranya, Attock Suharto, Anno Suparno, Syawaluddin Arif dan lainnya.

Sementara pembedah hadir yakni Wakil Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Asnawi, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin Prof Amran Razak (Era 98) dan aktivis 1998 Makassar, Akbar Endra.

Ketua Panitia Bedah Buku Aldera Rudianto Lallo mengatakan, kemerdekaan yang dirasakan hari ini oleh masyarakat, berkat perjuangan aktivis 1998.

“Kebebasan yang kita rasakan hari ini buah perjuangan dari aktivis 1998, salah satunya yang dimotori oleh mantan Sekjen Aldera Bang Pius Lustrilanang,” kata Ketua DPRD Makassar itu.

Rudianto Lallo menambahkan dengan suksesnya gerakan senior-senior ALDERA, maka siapa saja masyarakat indonesia dapat menikmati kebebasan seperti yang dirasakan saat ini. Termasuk bisanya anak rakyat menjadi bagian penting dari struktur pemerintahan.

“Sekarang anak rakyat juga bisa menjadi pemimpin, semua tak lepas dari perjuangan aktivis era reformasi atau 98,” ujar Rudianto Lallo.

Sementara itu, Pius Lustrilanang, mengatakan pergerakan ALDERA pada masa 1993-1999 untuk mengubah tatanam negara ini. Diapun menyebut syarat bergabung menjadi bagian dari ALDERA siap mempertaruhkan nyawa,”ujar Pius Lustrilanang yang juga Anggota BPK RI.

Pius juga menegaskan jika gerakan dalam membangun bangsa ini tidak akan pernah berhenti. Dia juga turut menolak perubahan konstitusi, diantaranya perpanjangan masa jabatan presiden atau adanya penambahan menjadi tiga periode.

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal27 November 2022 19:46
‘Angin Segar’, Kejari Pinrang Wacanakan Restoratif Justice Untuk Kasus Narkoba
PiNRANG — Peningkatan signifikan kasus narkoba di Kabupaten Pinrang ternyata menjadi perhatian serius dari institusi Kejaksaan Negeri (Kejari) P...
News27 November 2022 15:54
Polres Palopo Bubarkan Aksi Balap Liar yang Kerap Meresahkan
PALOPO –Timsus Presisi Polres Palopo lakukan Penyisiran dan pembubaran aksi Balapan Liar sejumlah pemuda dibeberapa titik yang kerap dijadikan arena...
News27 November 2022 10:05
SMA Katolik Cenderawasih Gelar Festival Kearifan Lokal
MAKASSAR – SMA Katolik Cenderawasih menggelar “Festival Kearifan Lokal” sebagai Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis N...
News27 November 2022 10:03
Spectacular November bersama Hyundai Stargazer
MAKASSAR – Hyundai Gowa menggelar Showroom Event dengan tajuk Spectacular November Bersama Hyundai Stargazer pada hari Sabtu 26 November 2022 ...