Logo Lintasterkini

Gudang Penimbun 50 Ton Pupuk Bersubsidi Digerebek Polda Sulsel

Muh Syukri
Muh Syukri

Senin, 18 Maret 2024 21:06

Gudang penyimpanan pupuk subsidi saat digerebek aparat Resmob Polda Sulsel. (foto: Syukri/lintasterkini)
Gudang penyimpanan pupuk subsidi saat digerebek aparat Resmob Polda Sulsel. (foto: Syukri/lintasterkini)

MAKASSAR – Unit Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menggerebek sebuah gudang yang di jadikan sebagai tempat penimbunan 50 ton pupuk subsidi hasi penggelapan. Dalam penggerebekan itu, empat unit mobil truk yang mengangkut subsidi hasil penggelapan serta empat orang terduga pelaku berhasil diamanan.

Penggerebekan itu dilakukan di sebuah pergudangan garuda di Jalan Lantebung Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar/ Sulsel, Senin (18/3/2024).

Di lokasi polisi berhasil mengamankan kurang lebih 50 ton pupuk subsidi jenis  pupuk phonska dalam bentuk curah. Tidak hanya itu, juga diamankan empat orang terduga pelaku sindikat penggelapan pupuk.

Selain itu, polisi juga berhasil menyita empat unit mobil truk yang masing-masing bermuatan pupuk susidi hasil penggelapan. Ini berdasarkan hasil pengembangan hingga ke wilayah kabupaten Barru, dan Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan, para pelaku melakukan aksinya dengan modus kencing sebagai transportasi, yang dimana seharusnya pengantraran pupuk subsidi ke salah satu gudang perusahaan swasta milik PT Petrokimia Gresik. Namun, pelaku mengantar pupuk sebanayak 50 ton tersebut ke gedung lain, yang telah disiapkan sebagai penampungan, dari Pelabuhan Makassar.

Panit I Resmon Polda Sulsel Iptu Sunardi,  mengungkapkan rencanya pupuk subisidi ini akan didistrubisikan ke daerah untuk diperjual belikan dengan harga Rp70 ribu per 50 kilogram atau di setiap satu karungnya.

“Kami masih mendalami tentang siapa saja yang terlibat. Termasuk akan dikembangkan untuk pelaku lainnya,” ujarnya.

Akibat adanya penggelapan pupuk subsidi ini, menyebabkan perusahaan swasra PT Andika Celebes Transportama yang bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik merugi sekitar Rp66 miliar. Guna mempertanggung jawabkan perbutannya, para pelaku yang telah ditahan terancam dijerat dengan pasal 372 dengan ancaman pidana 4 tahun kurungan. (*)

 

 Komentar

 Terbaru

Pemerintahan12 April 2024 16:17
Open House Idul Fitri Pemkab Gowa Tingkatkan Silaturahmi Masyarakat dan Pemerintah
GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menggelar open house dalam rangka Idul Fitri 1445 Hijriah. Dimana kegiatan ini terakhir dilaks...
Politik12 April 2024 14:43
Menguat Kabar Istrinya Dampingi ASS Di Pilkada Gubernur, Begini Klarifikasi RMS
PINRANG — kabar yang beredar dan semakin menguat akan figur Fatmawati Rusdi yang bakal mendampingi Bakal Calon (Balon) petahana Gubernur Sulsel ...
News12 April 2024 10:10
Kepala Daerah Se-Sulsel Hadiri Open House Lebaran Pj Gubernur Bahtiar
MAKASSAR – Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, berharap agar kepala daerah se-Sulsel senantiasa menjaga silaturahmi dan kekompakan demi kesu...
Peristiwa11 April 2024 22:41
Terlibat Laka Lantas, Karyawan Indomaret Di Pinrang Dikabarkan Meninggal Dunia Di TKP
PINRANG — Kecelakaan tragis yang melibatkan seorang pengendara motor terjadi di kampung Ongkoe Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang, Kamis sore...