Logo Lintasterkini

Pahami Area Blind Spot, Berkendara #Cari_Aman di Jalan Raya

Fakra
Fakra

Selasa, 18 Juni 2024 22:06

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan Oging Adria Fitra Sakti.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan Oging Adria Fitra Sakti.

KENDARI – Pengendara sepeda motor harus memiliki pemahaman yang baik terkait blind spot atau titik buta saat berkendara di jalan raya.

Hal tersebut bertujuan supaya pengendara sepeda motor dapat berkendara dengan aman dan nyaman sekaligus menekan potensi kecelakaan.

Blind spot sendiri merupakan titik buta. Artinya, ada beberapa area yang tidak dapat terlihat oleh kendaraan lain. Misalnya saja truk yang berdimensi besar mempunyai sejumlah area yang tidak terlihat, baik di bagian depan, kiri-kanan dan bagian belakang truk.

Adapun jarak blind spot truk mulai dari 2 meter sampai 3 meter. Karenanya, pengendara sepeda motor harus menghindari blind spot dari kendaraan lain, khususnya truk dan kendaraan besar lainnya, untuk #Cari_Aman selama berkendara di jalan raya.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan Oging Adria Fitra Sakti menuturkan, pengendara sepeda motor seringkali kurang berhati-hati ketika berada di samping atau belakang kendaraan yang berukuran besar.

“Sehingga tanpa sadar, pengendara sepeda motor berada pada posisi blind spot yang berpotensi terlibat dalam kecelakaan ketika berkendara di jalan raya,” kata Oging.

Oging pun memberikan tips untuk pengendara sepeda motor agar memahami dengan baik area blind spot pada kendaraan lain. Pertama, pengendara sepeda motor perlu memahami dan mengetahui area blind spot kendaraan sendiri dan juga kendaraan lain dengan mengikuti pelatihan safety riding.

“Ini dilakukan supaya pengendara sepeda motor dapat atau mampu memprediksi bahaya apa saja yang dapat terjadi selama berkendara,” ucapnya.

Kedua, kata Oging, pengendara sepeda motor harus memastikan area blind spot secara visual dengan melihat ke kanan atau kiri sebelum berubah arah atau lajur kendaraan. Kemudian, pengendara sepeda motor juga dapat memasang spion tambahan untuk meminimalisasi area blind spot.

“Pengendara mesti fokus, baik dalam penglihatan maupun pendengaran. Ini untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di jalan raya. Sebaiknya, pengendara sepeda motor tidak mendengarkan musik dengan headset saat berkendara dan fokus terhadap situasi lalu lintas,” tuturnya.

Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah memosisikan kendaraan di luar area blind spot kendaraan lain. Kemudian, pengendara sepeda motor dapat membunyikan klakson atau lampu untuk memberitahu kepada pengguna jalan lain.

“Selain memahami posisi blind spot, pengendara sepeda motor juga harus menerapkan berkendara secara aman untuk menekan risiko kecelakaan,” ucap Oging. (***)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis15 Juli 2024 18:40
Ekspansi ke IKN, Kalla Beton Turut Berkontribusi Dalam Pembangunan Infrastruktur
PENAJAM – Kalla Beton terus melakukan ekspansi bisnis di berbagai wilayah. Selain di wilayah Sulawesi, kini perusahaan manufaktur milik KALLA in...
Pemerintahan15 Juli 2024 17:21
Pembangunan Gedung Makassar Government Center Siap Dilanjutkan ke Tahap Kedua
MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pembangunan gedung Makassar Government Center atau MGC siap dilanjutkan ke tahap ke...
Pemerintahan15 Juli 2024 13:52
Dorong Kreatifitas Program Kerja Remaja Masjid, Kesra Makassar Beri Pelatihan
MAKASSAR – Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Makassar memberi pelatihan kepada 1.500 remaja masjid di Kota Makassa...
Pemerintahan15 Juli 2024 11:11
Sukses Terselenggara, Event Beautiful Malino 2024 Berhasil Tarik Minat Pengunjung
GOWA – Pelaksanaan Beautiful Malino 2024 yang digelar sejak tanggal 12-14 Juli 2024 berjalan lancar dan meriah. Kegiatan yang dipusatkan di Huta...