Logo Lintasterkini

Jadi Khotib Jumat, Daeng Tayang Ingatkan Dampak Buruk Judi Online

Muh Syukri
Muh Syukri

Jumat, 18 Oktober 2024 15:26

Jadi Khotib Jumat, Daeng Tayang Ingatkan Dampak Buruk Judi Online
Jadi Khotib Jumat, Daeng Tayang Ingatkan Dampak Buruk Judi Online

MAKASSAR – Ketua Yayasan Arifah, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, kembali diudang untuk menjadi khotib Jumat, di Masjid Anshar, Jalan Somba Opu, Kelurahan Moluku, Kecamatan Ujungpandang, Jumat (18/10/2024).

Pada kesempatan itu, Ilham Ari Fauzi atau yang akrab disapa Daeng Tayang, menyampaikan khotbah yang menyoroti bahaya judi online yang semakin marak di masyarakat.

Dalam ceramahnya, pimpinan sekolah swasta berbasis Islam yang terletak di Kabupaten Gowa tersebut, menekankan dampak buruk dari judi online, baik dari segi moral, sosial, maupun ekonomi.

Pemuda berusia 25 tahun ini menjelaskan bahwa judi, termasuk judi online, merupakan salah satu perbuatan yang dilarang dalam agama, dan berdampak sanga buruk dalam kehidupan.

Judi dianggap sebagai perbuatan yang merusak mental dan spiritual seseorang, karena menumbuhkan sifat tamak dan menggantungkan hidup pada keberuntungan semata.

“Akhir-akhir ini kita disuguhkan dengan fenomena judi online yang merebak di mana-mana, dengan nominal transaksi yang begitu fantastis dan jumlah pemain juga tidak sedikit. Ia masuk ke setiap kalangan masyarakat, baik kalangan awam maupun terpelajar, bahkan para pejabat,” ucapnya.

“Tentu fenomena ini sangat mengiris hati kita semua. Dan jika kita telaah lebih dalam, boleh jadi ini terjadi sebagai dampak dari sikap berlebih-lebihannya manusia dalam mengejar kebahagiaan dunia yang sesaat, atau boleh jadi hal ini juga sebagai dampak dari rasa gelisahnya mereka ketika harus berhadapan dengan persoalan perubahan ekonomi yang serba sulit, serta masalah-masalah lainnya yang berkaitan dengan mata pencaharian. Seolah mereka lupa atau bahkan tidak sadar bahwa yang mengurus
persoalan mata pencaharian untuk semua makhluk-Nya adalah Allah subhanahu wata’ala. Makhluk yang kecil maupun yang besar, yang kuat maupun yang lemah, manusia maupun jin, semua sudah terjamin kadar rezekinya,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti dampak sosial judi online yang dapat memicu masalah keluarga, seperti perceraian, pertengkaran, dan kemiskinan. Banyak kasus di mana seseorang yang kecanduan judi online terlilit utang besar dan kehilangan harta benda.

“Judi online tidak hanya merusak pribadi, tetapi juga menghancurkan keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Ilham Ari Fauzi juga mengingatkan jamaah tentang bagaimana judi online telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Ia mengajak para orang tua untuk lebih peduli dan waspada terhadap aktivitas online anak-anak mereka, serta mengedukasi mereka tentang bahaya judi online.

Mengakhiri khotbahnya, Ilham mengajak seluruh jamaah untuk menjauhi segala bentuk perjudian dan mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat dan mendatangkan pahala.

“Marilah kita memperkuat iman dan takwa kita, serta senantiasa memohon perlindungan Allah dari segala perbuatan yang dilarang oleh-Nya,” tutupnya.(*)

 Komentar

 Terbaru

Pemerintahan31 Januari 2026 20:05
Terpilih Ketua DMI Gowa, Bupati Talenrang Dorong Penguatan Peran Masjid
GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gowa masa khidmat 2026-2031 pada Musya...
News31 Januari 2026 17:13
Kapolri Lantik Johnny Eddizon Isir Kadiv Humas, Sandi Nugroho Jabat Kapolda Sumsel dalam Sertijab Mabes Polri
JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik Irjen Pol Johnny Eddizon Isir sebagai Kepala Divisi Hubungan Masyarakat...
News31 Januari 2026 15:04
Munafri Bareng Wamendukbangga Tinjau Langsung SPPG dan Ibu Hamil-Menyusui di Makassar
MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa bersama Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (...
News30 Januari 2026 23:06
Hari Ketiga Pencarian Lansia Tersesat di Perkebunan Alasa Selayar Masih Nihil
MAKASSAR – Operasi pencarian terhadap seorang lansia atas nama Abd. Wahab (70 tahun) yang dilaporkan tersesat di daerah perkebunan Alasa, Desa T...