Logo Lintasterkini

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Bebas ke Bali Tanpa Kantongi Hasil Swab PCR

Budi S
Budi S

Jumat, 18 Desember 2020 01:46

Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Bali belum lama ini mengeluarkan surat edaran. Itu soal penerapan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19. Traveler atau wisatawan yang hendak ke Bali diwajibkan mengantongi hasil tes swab PCR. Tujuan untuk menekan angka infeksi virus corona.

Meski begitu, penerapan aturan itu tidak berlaku bagi anak di bawah umur 12 tahun. Mereka bisa ke Bali tanpa mengantongi hasil tes swab PCR. Dikutip dari detik.com, informasi itu diungkap AirAsia Indonesia, Kamis (17/12/2020).

Tak hanya anak usia di bawah 12 tahun saja. Traveler yang cuma transit juga tidak perlu menyiapkan dokumen itu ketika akan terbang ke Bali.

Sekadar diketahui, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali nomor 2021 tahun 2020, penumpang pesawat udara yang akan tiba di Bali tanggal 19 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 wajib menunjukkan hasil negatif swab berbasis PCR.

Akan tetapi, juga ada pengecualian. Seperti anak di bawah usia 12 tahun dan penumpang transit. Serta penumpang yang berasal dari daerah yang tidak memiliki fasilitas swab berbasis PCR.

Meski demikian, penumpang tersebut akan di test Rapid Antigen pada saat tiba di Bali.

Sebelumnya Sekretaris Provinsi (Sekprov) Bali, Dewa Made Indra menjelaskan perubahan surat edaran Gubernur Bali itu. Ada beberapa orang yang tidak diharuskan menunjukkan PCR atau rapid antigen saat masuk ke Bali.

“Kemudian yang ke tiga ada pengecualian adalah untuk penumpang yang berusia 12 tahun ke bawah atau di bawah 12 tahun maka dikecualikan dari hasil test PCR mau pun Antigen,” kata Dewa Indra.

Termasuk lanjut dia, crew pesawat. Juga dikecualikan. Lalu, penumpang pesawat yang melakukan pendaratan darurat.

“Yang kedua untuk crew pesawat yang tidak turun maka juga dikecualikan, kemudian penumpang yang berasal dari daerah-daerah yang tidak ada fasilitas PCR-nya. Tetapi setelah di Bandara Bali oleh KKP diarahkan mengikuti tes PCR atau antigen boleh masuk tapi diarahkan ke sana. Oh ya pesawat yang defeat atau pesawat yang melakukan pendaratan darurat,” tutup Dewa Indra.

 Komentar

 Terbaru

Hari Pertama Masuk Kantor, Kajari Pinrang Disambut Aksi Unras
Peristiwa01 Maret 2021 17:26
Hari Pertama Masuk Kantor, Kajari Pinrang Disambut Aksi Unras
PINRANG — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemerhati (AMP) Pinrang menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) ke Kantor Kejaksaa...
Danny Pomanto Ganti Pelaksana Tugas di 15 OPD
Pemerintahan01 Maret 2021 15:28
Danny Pomanto Ganti Pelaksana Tugas di 15 OPD
Pergantian itu dilakukan karena sudah pada waktunya. Masa jabatan pelaksana tugas yang sebelumnya menjabat sudah berakhir....
Hari Pertama Berkantor, Danny Bersua Mendagri di HUT Damkar ke-102
News01 Maret 2021 13:51
Hari Pertama Berkantor, Danny Bersua Mendagri di HUT Damkar ke-102
Peringatan HUT Damkar kali ini, digelar virtual secara nasional. Dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian....
Kasus Suap NA, Peneliti Pukat UPA: KPK Harus Panggil Rudy Djamaluddin
Hukum & Kriminal01 Maret 2021 12:47
Kasus Suap NA, Peneliti Pukat UPA: KPK Harus Panggil Rudy Djamaluddin
Kasus Profesor Andalan ini adalah kali pertama terjadi di sepanjang sejarah di Sulsel....