Logo Lintasterkini

Sebar Hoaks, Klinik di Makassar Laporkan 2 Oknum Mengaku Wartawan ke Polisi

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Senin, 19 Juli 2021 20:29

Komisaris Klinik WMC Makassar, Wachyudi Muchsin, melaporkan dua oknum yang mengaku wartawan media online ke Polda Sulsel terkait dengan dugaan penyebaran berita hoaks berujung pemerasan, Minggu (18/7/2021).
Komisaris Klinik WMC Makassar, Wachyudi Muchsin, melaporkan dua oknum yang mengaku wartawan media online ke Polda Sulsel terkait dengan dugaan penyebaran berita hoaks berujung pemerasan, Minggu (18/7/2021).

MAKASSAR — Komisaris Klinik Wirahusada Medical Center (WMC) Makassar, Wachyudi Muchsin, melaporkan dua oknum yang mengaku wartawan media dalam jaringan (daring). Mereka dilaporkan ke Polda Sulsel terkait dengan dugaan penyebaran berita hoaks berujung pemerasan.

“Kami merasa sangat dirugikan secara materil dan nonmateril dengan pemberitaan tidak benar di dua media online yang kami laporkan ke polisi,” ujar Wachyudi Muchsin di Makassar, Senin (18/7/2021).

Wachyudi Muchsin menjelaskan, dua berita yang tersebar di media daring ini, terbit dan tersebarluaskan tanpa ada konfirmasi ke pihaknya.

“Laporan ini kami buat setelah isi berita dikonsultasikan ke pihak profesional terkait,” terangnya.

Dua berita yang dilaporkan ke polisi, karena diduga memuat materi hoaks, masing-masing dengan judul ‘Diduga Oknum Dokter Bertindak Arogan dan Sewenang-wenang’ yang terbit di media www.warta-terkini.com. Berita dengan judul yang sama juga tayang di laman website www.deliknews.com.

“Isi berita hoaks itu dapat disimpulkan, antara lain dari sumber berita yang bernama Agustina. Berdasarkan penulusuran pada daftar pasien di klinik kami tidak ada nama Agustina yang menjadi pasien kami pada 18 Juni 2021,” urai Wachyudi Muchsin.

Dua oknum wartawan media daring yang dilapor ke polisi masing-masing berinisial AS dan IBJ. Laporan polisi ini diterima Piket Dit Reskrimsus Polda Sulsel, Bripda Rafli Nur pada Minggu (18/7/2021).

“Kami sayangkan karena berita yang diterbitkan juga tidak memuat klarifikasi atau hak jawab dari kami,” terangnya.

Di sisi lain, HM Nasir selaku kerabat dari Wachyudi Muchsin menyebutkan, penerbitan berita hoaks ini berujung pada permintaan sejumlah uang oleh oknum wartawan tersebut.

“Saya selaku kerabat sudah bertemu kelompok yang mengaku wartawan ini. Kami sudah meminta maaf kalau ada kesalahan dari pengelola klinik. Sudah kami ingatkan juga kalau isi beritanya hoaks. Tapi ujung-ujungnya saya dihubungi juga dengan permintaan sejumlah uang,” terang HM Nasir.

Terpisah, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, Faisal Palapa, mengutarakan, kerja-kerja jurnalistik harus didasari pada kaidah-kaidah dan etika dasar.

“Jangan menyebar hoaks, karena bisa berujung pidana,” tegasnya.

Sementara, dua oknum yang mengaku wartawan hingga saat ini belum memberikan keterangan resminya.(*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal29 Juli 2021 16:01
Saksi Sebut NA Tak Terlibat di Bantuan Dana CSR Masjid
"Selesai peletakan batu pertama, Saya makan siang bersama. Pak Petrus sampaikan bahwa dia sumbangkan Rp100 juta untuk masjid, Saya spontan bilang saya...
News29 Juli 2021 13:54
Gerakan Peduli PKL, Ditlantas Polda Sulsel Borong Dagangan dengan Harga 10 Kali Lipat
Aksi kepedulian ini di motori Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP M Yusuf Usman setelah mendapat instruksi langsung dari Dirlantas Polda Sul...
News29 Juli 2021 11:28
Mantap! Rahmat Erwin Abdullah Lifter Asal Makassar Ukir Rekor di Olimpiade Tokyo 2020
TOKYO– Lifter Indonesia asal Makassar, Rahmat Erwin Abdullah menorehkan pencapaian yang membanggakan, ia berhasil mengukir rekor di Olimpiade To...
News28 Juli 2021 23:39
Fadel Muhammad Tauphan Mantapkan Niat Jadi Ketua HIPMI Makassar
"Jabatan ketua bukanlah satu-satunya alasan saya maju di bursa pemilihan ini. Akan tetapi, ini jalan kami untuk berjuang menuangkan ide dan gagasan ka...