Logo Lintasterkini

Jaringan Pengedar Narkotika Asal Malaysia Diringkus Tim Ubur Ubur

Maulana Karim
Maulana Karim

Kamis, 19 November 2020 22:33

Ilustrasi
Ilustrasi

MAKASSAR– Anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar yang tergabung dalam Tim Ubur-ubur dipimpin Aiptu Khomaruddin atau lebih dikenal dengan “Pak Khem” berhasil menangkap dua terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkoba jaringan asal Malaysia yakni, KG (30) dan RO (44).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, keduanya diamankan polisi di dua lokasi berbeda di Kota Makassar saat hendak melakukan transaksi barang haram narkotika jenis sabu.

Wakil Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi, Indra Waspada yang memimpin Press Realease di depan ruangan Satuan Narkoba Polrestabes Makassar ini mengatakan bahwa awalnya Tim Ubur-ubur berhasil mengamankan Kristian, di kediamannya di Jalan Gunung Nona, Makassar, pada Selasa (17/11/2020).

“Dari tangan pelaku (Kristian) kita berhasil mengamankan 7 saset narkotika yang diduga jenis sabu. Dari itu, dikembangkan, pelaku yang berperan sebagai gudang atau tempat penyimpanan sabu yakni, inisial RO ditemukan kembali sabu seberat 100 gram,” terangnya Kompol Indra kepada wartawan di kantornya, Kamis (19/11/2020).

Mantan Kasat Narkoba Polres Sidrap ini juga mengemukakan bahwa yang berhasil diamankan Tim Ubur-ubur merupakan jaringan pengedar narkotika jenis sabu asal negeri jiran, Malaysia. Dia mengakui jika menjalankan bisnis haram tersebut selama 4 bulan terakhir ini.

“R berperan sebagai gudang atau penyimpanan dari seseorang dari Malaysia. Mereka sudah menjual selama 4 bulan. Menjual di daerah sekitar rumahnya menyasar pemuda-pemuda di situ,” ungkap Indra.

Alumni Akademi Kepolisian tahun 2006 ini menambahkan, bahwa sesuai pengakuan para pelaku, keduanya terpaksa melakukan pengedaran zat psikotropika tersebut untuk kebutuhan sehari-hari selama masa pandemi yang masih sangat mengkhawatirkan.

“Kedua orang ini pekerjaannya tidak ada, mungkin selama pendemi ini menjual narkotika sebagai mata pencaharian, kebutuhan hidupnya sehari-hari,” ucapnya Kompol Indra Waspada yang mendapatkan gelar khusus di Polres Sidrap “The Drugs Crime Hunter”.

Akibat dari perbuatannya, kata Indra, polisi menjerat kedua pelaku dengan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2, tentang narkotika. “Maksimal hukuman seumur hidup, atau hukuman mati,” tandasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Advetorial15 Juni 2021 16:32
Pengumuman: Kantor PD BPR KMUP Pindah dari Jalan Gunung Bawakaraeng ke Pusat Niaga Daya
MAKASSAR — Kantor PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) KMUP Makassar kini berpindah ke Pusat Niaga Daya Blok F 5 B/10. Dari sebelumnya berada di Jalan G...
Hukum & Kriminal15 Juni 2021 16:04
Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Pria di Maros Diduga Sindikat Penjualan Anak di Bawah Umur
MAROS– Jajaran Polres Maros diback up Resmob Polda Sulsel akhirnya berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan dan pembakaran mayat di Bukit Kemi...
News15 Juni 2021 15:15
Viral Pegawai Masak BBQ di Kantor Kecamatan, Camat Rappocini Makassar: Itu Jam Istirahat
MAKASSAR — Sebuah foto yang menampilkan pegawai sedang memasak BBQ di Kantor Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, viral di media sosial (medsos). Dal...
Hukum & Kriminal15 Juni 2021 15:07
Kasus Mayat Dibakar di Maros, Resmob Polda Sulsel Amankan Dua Terduga Pelaku
MAROS–Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel akhirnya menangkap dua pelaku pembunuhan pria yang mayatnya ditemukan hangus terbakar di Kabupaten Maros ...