Logo Lintasterkini

Sulsel Masuk Zona Hijau Covid-19, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Senin, 21 Juni 2021 21:20

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman

MAKASSAR — Sulawesi Selatan (Sulsel) kini telah masuk wilayah zona hijau penularan Covid-19. Patut disyukuri tetapi tidak berlebihan.

Status zona hijau memang menjadi kabar baik bagi masyarakat Sulsel. Namun, hal ini tak boleh membuat semuanya lengah. Tetap perlu berhati-hati.

Berdasarkan hasil data Kementerian Kesehatan melalui Asesmen Situasi Epidemiologi Pandemi Covid-19 yang direkomendasikan WHO, Sulsel telah masuk wilayah zona hijau.

Asesmen situasi per tanggal 19 Juni 2021 ini menyebutkan, satu provinsi dengan zona merah, 24 provinsi zona orange, dan 9 provinsi zona hijau. Sulsel masuk salah satu provinsi zona hijau.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pun mengaku bersyukur Sulsel bisa menjadi salah satu provinsi yang masih aman dalam penanganan Covid-19 atau zona hijau.

Dia mengatakan hal itu tidak lepas dari sinergitas bersama stakeholder TNI-Polri, kabupaten/kota, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Ini bentuk kerja sama dan bahu-membahu dalam upaya penerapan protokol kesehatan,” jelas Andi Sudirman, di Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (21/6/2021).

Pada (20/6/2021), pergerakan kasus Covid-19 memperluhatkan angka kesembuhan yang masih di angka 97,5 persen. Sementara angka kematian 1,5 persen.

Meski sudah berstatus zona hijau, Andi Sudirman tetap meminta kerja sama semua pihak. Terutama tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes).

“Selain memperketat protokol kesehatan, perekonomian harus tetap bergerak. Harus jalan berbarengan, karena ini menyangkut hidup orang banyak. Jadi tetap beraktivitas untuk kegiatan ekonomi sembari menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Pemprov Sulsel juga diakuinya masih terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan penularan Covid-19. Salah satunya melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Paling penting, bagaimana masyarakat harus memperbaiki imun tubuh dengan menjaga asupan gizi dengan makanan yang sehat dan minum vitamin. Serta senantiasa berdoa agar keseharian kita dijaga oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.(*)

Penulis : Herwin Bahar

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal26 Juli 2021 23:52
Dalam Sepekan, Satuan ResNarkoba Polres Pinrang Ungkap Empat Kasus
PINRANG – Dalam sepekan, Satuan ResNarkoba Polres Pinrang berhasil mengungkap 4 kasus penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Dari pengungkapan te...
News26 Juli 2021 23:36
Gempa Bumi Susulan Kembali Guncang Sulteng, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
TOJO UNA-UNA– Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan berkekuatan magnitudo 6,5 pada h...
Hukum & Kriminal26 Juli 2021 20:40
Tak Terima Diputuskan, Dua Pemuda di Makassar Bakar Mobil Milik Mantan Pacarnya
MAKASSAR– Seorang pria berinisial MA (25) terpaksa harus meringkuk dibalik jeruji besi Mapolrestabes Makassar lantaran nekat membakar mobil mili...
News26 Juli 2021 20:18
PPKM Level 4 di Makassar: Kegiatan di Rumah Ibadah Tidak Dibolehkan
MAKASSAR — Aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Makassar sudah dikeluarkan. Rumah ibadah belum dibolehkan berk...