MAKASSAR– Sebagai bukti berperan aktif untuk membantu percepatan penangan Covid-19, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana didampingi Wakapolrestabes Makassar, AKBP Budi Susanto menerima 100 Kit Swab Antingen dari DR Tom Christy, Sp.B (K) V, pada Rabu (21/7/21).
Dokter Spesialis Ahli Bedah di RS Siloam itu menyerahkan 100 Kit Swab Antingen tersebut di loby lantai 2 mako Polrestabes Makassar, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Komisaris Besar Polisi, Witnu Urip Laksana menuturkan banyak terimakasih dengan adanya 100 Kit Swab Antigen dari dr. Tom Christy, Sp.B kepada Polrestabes Makassar.
Baca Juga :
“Bantuan 100 Kit Swab ini tentunya sangat membantu Polrestabes Makassar dalam mewujudkan pemutusan mata rantai covid 19,” kata Witnu kepada Lintasterkini.com.
Sebelumnya, Kombes Pol Witnu menyampaikan kepada seluruh personilnya untuk lebih mensukseskan lagi vaksinasi agar terciptanya Herd Immunity bagi masyarakat Kota Makassar.
“Seluruh rekan-rekan sebelumnya saya sudah menyampaikan bahwa sampaikan kepada masyarakat bahwa vaksinasi ini terbukti mampu untuk mencover seseorang yang terpapar covid dibandingkan orang yang belum di vaksin. Sekalipun masyarakatnya terpapar covid dia akan lebih cepat sembuh daripada yang belum divaksin,” kata Witnu saat memimpin apel pagi tadi.
Witnu juga mengaku bahwa jika seluruh personil Polrestabes Makassar bersama dengan seluruh pihak yang telah dibentuk Pemerintah Kota Makassar, berhasil menekankan kepada seluruh masyarakat akan kesedaran pentingnya menjaga protokol kesehatan dengan ketat.
“Jika program PPKM mikro ini bisa kita wujudkan tentunya, hal itu akan lebih memudahkan dan mempercepat masyarakat untuk kita bisa segera melonggarkan seluruh kegiatan masyarakat agar pemulihan ekonomi bisa normal kembali,”ujarnya
Lebih lanjut, perwira polisi berpangkat tiga bunga ini berpesan kepada seluruh perosnilnya untuk mengedepankan cara humanis dalam penanganan Covid-19.
“Saya juga tegaskan kepada anggota untuk tetap humanis menyampaikan dengan baik kepada masayarkat dan saling mengingatkan seluruh personil yang terlibat dalam penanganan untuk memutus mata rantai penularan covid-19,” terangnya.(*)


Komentar