Logo Lintasterkini

LBH Sebut Kapolda Sulsel “Gayanaji”

Muh Syukri
Muh Syukri

Selasa, 22 Januari 2013 06:26

Irjen Pol Mudji Waluyo (tengah)
Irjen Pol Mudji Waluyo (tengah)

Irjen Pol Mudji Waluyo (tengah)

MAKASSAR –Kepala Kepolisian Daerah Sulsel, Irjen Polisi Mudji Waluyo dinilai tak bisa berbuat banyak menghadapi pelaku perusakan anjungan tunai mandiri (ATM) di Makassar dan Gowa. Dari tujuh kasus, belum satupun pelaku yang berhasil ditangkap.

Pelaku diperkirakan akan terus merajalela dan mengancam setiap ATM yang tidak dijaga dengan ketat. Tidak menutup kemungkinan, pelaku akan menyiapkan tindakan yang lebih agresif ketimbang perusakan ATM sebelumnya.

Pendapat tersebut diungkapkan Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Zulkifli Hasanuddin, Senin (21/1/13). Beberapa rentetan kasus perusakan ATM, menurut Zulkifli merupakan bukti ketidakseriusan polisi dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Polisi terlalu lambat dalam melakukan penangkapan,” ungkap Zulkifli.

Seharusnya, kata Zulkifli, jika polisi sudah mengetahui dan mengantongi identitas para pelaku, polisi seharusnya langsung menangkap agar mereka tidak melarikan diri. Pernyataan kapolda di media massa untuk menjaga keamanan Sulsel dinilai hanya pemanis bibir saja.

“Kalau kinerja polisi begini saja, Kapolda “gayanaji” tidak ada tindakan berarti yang dilakukan,” katanya.

Pengamat kepolisian, Prof Dr Marwan Mas menilai, kasus perusakan ATM merupakan pekerjaan rumah bagi insitusi kepolisian. “Kita berharap agar kasus pembobolan ATM secepatnya diungkap karena bisa membuat masyarakat resah dan mempertanyakan keseriusan Polri dalam menangani kasus ini,” kata Marwan.

Seharusnya, polisi rutin melakukan patroli ke tempat-tempat ATM. Ini perlu untuk menutpi kesempatan pelaku mengulangi perbuatannya. (tribun-timur)

 Komentar

 Terbaru

Nasional18 Mei 2022 13:47
Soal UAS Ditolak Masuk Singapura, Abu Janda Bilang Pemerintah Jangan Bela
JAKARTA – Kali ini penggiat media sosial Permadi Arya atau yang akrab disapa Abu Janda kembali berkomentar terkait dengan kebijakan Singapura ya...
Hukum & Kriminal18 Mei 2022 11:28
Arfandi Tewas Setelah Ditangkap Polisi, Kabid Humas : Belum Ada Tersangka
MAKASSAR – Sebanyak enam orang oknum polisi masih diamankan pihak Propam Polda Sulsel terkait kematian Muh Arfandi (18), warga yang tewas usai d...
News17 Mei 2022 22:18
Mahasiswa Bima Gelar Aksi Solidaritas di Makassar
MAKASSAR – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bima dan Dompu (AMBD) Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Flyover ...
Peristiwa17 Mei 2022 17:22
Empat Rumah di Jalan Sunu Makassar Terbakar
MAKASSAR – Sebanyak empat rumah di Jalan Sunu Lorong 1A, Kecamatan Tallo, Kota Makassar terbakar, Selasa (17/5/2022). Tidak ada korban jiwa dala...