Logo Lintasterkini

Gelar Sosialisasi Kesehatan Gigi, OPDIS SD Islam Athirah 2 Hadirkan Dokter Spesialis

Fakra
Fakra

Jumat, 23 Januari 2026 17:23

Pengurus Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Bidang Kesehatan periode 2025/2026 menggelar sosialisasi kesehatan gigi bagi siswa kelas 4, 5, dan 6.(Foto:SD atirah )
Pengurus Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Bidang Kesehatan periode 2025/2026 menggelar sosialisasi kesehatan gigi bagi siswa kelas 4, 5, dan 6.(Foto:SD atirah )

MAKASSAR – Pengurus Organisasi Peserta Didik Intra Sekolah (OPDIS) SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Bidang Kesehatan periode 2025/2026 menggelar sosialisasi kesehatan gigi bagi siswa kelas 4, 5, dan 6.

Kegiatan edukatif ini berlangsung khidmat sekaligus ceria di Masjid Fatimah Bukit Baruga, Jumat (23/1).

Kegiatan ini menghadirkan pakar kesehatan gigi, drg. Rifaat Nurrahma, Sp. Pros, Subsp. MFP (K), sebagai pemateri utama. Kehadiran beliau bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan mulut sedini mungkin.

Kepala SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga, Taswil Mardi, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya program kerja OPDIS ini. Ia menekankan bahwa kesehatan fisik, terutama area mulut, merupakan investasi masa depan bagi para siswa.

“Alhamdulillah, hari ini kita beruntung akan mendapatkan ilmu tentang kesehatan mulut dan gigi. Tolong diperhatikan baik-baik. Terima kasih atas kerja sama ini, anak-anak kita perlu diedukasi sedini mungkin agar kesehatan mereka, terutama mulut dan gigi, terjaga dengan baik,” ujar Taswil dalam sambutannya.

Dalam sesi materi, drg. Rifaat Nurrahma menjelaskan perbedaan mendasar antara gigi susu dan gigi permanen dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Ia mengingatkan bahwa kelalaian dalam menjaga gigi dewasa bisa berdampak permanen.

“Gigi anak-anak itu berjumlah 20, sedangkan gigi dewasa ada 32. Jika gigi sudah terganti menjadi gigi permanen, maka tidak akan ada gantinya lagi. Itulah mengapa gigi harus dijaga. Kalau gigi permanen sudah lubang, rusak, atau dicabut, maka akan ompong dan hanya bisa diganti dengan gigi palsu,” papar drg. Rifaat di hadapan ratusan siswa.

Suasana sosialisasi berlangsung seru dan interaktif. Tidak hanya mendengarkan teori, para siswa juga diajak belajar melalui lagu-lagu bertema kesehatan dan praktik langsung cara menggosok gigi yang baik dan benar. Keceriaan tampak di wajah para siswa saat mengikuti gerakan sikat gigi yang dicontohkan oleh pemateri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran siswa SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga terhadap kebersihan diri semakin meningkat, sejalan dengan komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas.(***)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 08:11
Penjualan Unit Toyota Agya, Calya dan Rush Awali Tahun 2026 dengan Tren Positif di Kalla Toyota
MAKASSAR – Kalla Toyota mengawali tahun dengan capaian penjualan yang positif pada Januari 2026, khususnya untuk tiga model andalan: Toyota Agya...
Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 07:46
Hotel Santika Makassar Luncurkan Paket Buka Puasa Turkish Escape, Hadirkan Nuansa Ramadan Berbeda di 2026
MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H / 2026, Hotel Santika Makassar kembali menghadirkan program tahunan paket buka puasa bersama. Tah...
Ekonomi & Bisnis13 Februari 2026 07:36
Selama Ramadan, The Rinra Makassar Siapkan 200 Varian Menu Iftar 
MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, The Rinra Makassar kembali menghadirkan program tahunan bertajuk Harmony of Ramadhan dengan men...
News12 Februari 2026 22:07
Camat Bontoala–Perumda Pasar Makassar Perkuat Kolaborasi Penataan Pasar dan Pengelolaan Sampah
MAKASSAR – Upaya menciptakan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman terus diperkuat melalui sinergi lintas wilayah. Camat Bontoala, Fataullah, AP., M...