Logo Lintasterkini

Indosat dan GSMA Berkolaborasi dalam Program Digitalisasi ​Konservasi Mangrove di Kalimantan Utara

Muh Syukri
Muh Syukri

Selasa, 23 Mei 2023 15:33

Indosat dan GSMA Berkolaborasi dalam Program Digitalisasi ​Konservasi Mangrove di Kalimantan Utara

JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berkolaborasi dengan Global System for Mobile Communication Association (GSMA) dalam upaya meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi Indonesia dengan pengembangan mitigasi berbasis seluler.

Kolaborasi ini merupakan salah satu inisiatif untuk menangani dampak perubahan iklim dunia yang dituangkan ke dalam program “Digitalisasi Konservasi Mangrove” di Kalimantan Utara. Program berkelanjutan ini juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Federal Jerman untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ), dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Universitas Borneo Tarakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dan Pemda Sebatik Barat.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “Isu perubahan iklim dunia telah menjadi perhatian global dan berdampak signifikan bagi kelestarian ekosistem makhluk hidup. Kolaborasi Indosat dengan GSMA merupakan langkah nyata untuk mengatasi isu perubahan iklim lewat pemanfaatan teknologi digital.

Upaya bersama yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia ini akan meningkatkan ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian yang tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa.”

Head of Asia Pasific Global System Mobile Communications Association (GSMA), Julian Gorman, menambahkan GSMA memperkuat komitmennya dalam mengatasi tantangan iklim global melalui dukungan program digitalisasi untuk mengatasi dampak buruk dan iklim ekstrim.

Kolaborasi antara Indosat dan GSMA Mobile Innovation Hub, merupakan bukti komitmen kami terhadap lingkungan mengenai bagaimana seluler dapat berkontribusi penting dalam menghubungkan komunitas melalui solusi digital.

“Apalagi, konservasi mangrove merupakan kebutuhan global di banyak komunitas pesisir. Kemitraan strategis ini tentunya membawa produktivitas dan ketahanan lingkungan di masa yang akan datang.” ujarnya.

Program Digitalisasi Konservasi Mangrove ini merupakan kelanjutan dari penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Barcelona pada Maret 2023 lalu yang akan dilakukan dalam dua bentuk kegiatan. Pertama adalah pemetaan wilayah laut dan pesisir dengan menggunakan Open-source & Geospatial Mapping di wilayah pesisir dan laut Kalimantan Utara khususnya di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat. Kegiatan ini akan melibatkan warga serta tokoh masyarakat sekitar dengan menggunakan aplikasi Qfiled yang dapat diperbarui secara berkala.

Dengan aplikasi Qfield tersebut, Indosat bersama GSMA, BMZ dan GIZ juga memberikan pelatihan pemetaan untuk memetakan area wilayah pesisir dan pantai, serta memproduksi digital map untuk kegiatan selanjutnya. Keberhasilan dari kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk disosialisasikan kepada pelaku usaha lain serta melindungi mangrove dalam jangka panjang.

Kegiatan kedua adalah memperkenalkan solusi digital berbasis Internet of Things (IoT) kepada para petambak udang lokal untuk memantau kadar air dalam tambak, khususnya yang berdekatan dengan wilayah tumbuh mangrove. Tujuannya adalah agar produktivitas tambak-tambak kecil meningkat serta menghindari mangrove dari ancaman penebangan oleh para petambak besar.

“Digitalisasi akan mampu mengurangi dampak kerusakan alam dan memaksimalkan berbagai potensi yang belum tersentuh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Indosat akan terus memposisikan diri sebagai kolaborator utama untuk memberdayakan Indonesia,” tutup Vikram. (*)

Penulis : Azho

 Komentar

 Terbaru

News27 Mei 2024 18:05
Gelar Hotman 911 di W Super Club Makassar, Hotman Paris Bantu Kasus Hukum di Makassar Secara Gratis
MAKASSAR – Pengacara ternama, Hotman Paris kembali mengadakan layanan bantuan hukum gratis di Makassar, Sulawesi Selatan, melalui program Hotman 911...
News27 Mei 2024 15:01
Ini 11 Jalanan di Enrekang  yang Rusak Parah, Satlantas Polres Enrekang Surati Balai Nasional
MAKASSAR – Pasca banjir dan longsor di Kabupaten Enrekang membuat sejumlah jalanan rusak parah. Tercatat ada 11 titik lokasi jalan yang rusak parah ...
Ekonomi & Bisnis27 Mei 2024 14:17
Segera Beli Tiket POV Festival Hanya di Kallafriends
MAKASSAR – Superapp Kallafriends menjalin kolaborasi sebagai official ticket partner dalam POV (Point of Views) Festival yang sudah membuka pembelia...
Hukum & Kriminal27 Mei 2024 13:37
Oknum Anggota Polda Sulsel Dilaporkan KDRT, Pelapor Terseret Hingga 10 Meter
MAKASSAR – Seorang oknum anggota Polri berinisial Bripda MA, yang bertugas di Satuan Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sulsel, dilaporkan oleh istrinya...