Logo Lintasterkini

Speedboat Free Dive Alami Mati Mesin, KN Sar Kamajaya 104 Dikerahkan Lakukan Evakuasi

Fakra
Fakra

Senin, 24 Juni 2024 17:22

KN Sad Karmaja dikerahkan lakukM evakuasi sebuah speedboat yang dilaporkan dan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan Pulau Marasende Kecamatan Liukang Kalmas Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (24/6/2024).(Foto:Basarnas)
KN Sad Karmaja dikerahkan lakukM evakuasi sebuah speedboat yang dilaporkan dan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan Pulau Marasende Kecamatan Liukang Kalmas Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (24/6/2024).(Foto:Basarnas)

MAKASSAR – Sebuah speedboat dilaporkan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan Pulau Marasende Kecamatan Liukang Kalmas Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (24/6/2024).

Speedboat dengan nama lambung Free Dive ini membawa 3 POB (Personnel On Board) yang berangkat dari pulau Butung-Butungan Pangkep menuju Pulau Lae-lae Makassar.

Namun, di tengah pelayarannya sekitar pulau Marasende speedboat tersebut mengalami mati mesin sekitar 15 nautikalmil dari pulau Marasende Pangkep.

“Kami terima info adanya Speedboat Free Dive yang mengalami mati mesin dan sementara terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Marasende Pangkep. Karenanya kami kerahkan KN Sar Kamajaya 104 untuk melakukan evakuasi,” ungkap Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Lebih jauh Arif Anwar menyatakan bahwa saat ini KN Sar Kamajaya 104 dengan Tim Rescue tengah menuju ke lokasi perkiraan kapal berada. Ia menyatakan, jarak tempuh ke lokasi speedboat sekitar 74 nautikalmil arah barat dari pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

“Perjalanan ke lokasi duga posisi speedboat diperkirakan menempuh waktu sekitar 7 jam 30 menit dari waktu Tim berangkat tadi,” jelas Arif Anwar.

Arif Anwar pun berharap agar posisi kapal tidak terbawa arus jauh dari lokasi terakhir yang dilaporkan, sehingga Tim Sar Gabungan bisa segera menemukan speedboat dan mengevakuasi seluruh POB di atasnya.

“Semoga speedboat tersebut bisa segera ditemukan dan seluruh POB yang ada dievakuasi selamat,” harap Arif Anwar.(***)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis15 Juli 2024 18:40
Ekspansi ke IKN, Kalla Beton Turut Berkontribusi Dalam Pembangunan Infrastruktur
PENAJAM – Kalla Beton terus melakukan ekspansi bisnis di berbagai wilayah. Selain di wilayah Sulawesi, kini perusahaan manufaktur milik KALLA in...
Pemerintahan15 Juli 2024 17:21
Pembangunan Gedung Makassar Government Center Siap Dilanjutkan ke Tahap Kedua
MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pembangunan gedung Makassar Government Center atau MGC siap dilanjutkan ke tahap ke...
Pemerintahan15 Juli 2024 13:52
Dorong Kreatifitas Program Kerja Remaja Masjid, Kesra Makassar Beri Pelatihan
MAKASSAR – Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Makassar memberi pelatihan kepada 1.500 remaja masjid di Kota Makassa...
Pemerintahan15 Juli 2024 11:11
Sukses Terselenggara, Event Beautiful Malino 2024 Berhasil Tarik Minat Pengunjung
GOWA – Pelaksanaan Beautiful Malino 2024 yang digelar sejak tanggal 12-14 Juli 2024 berjalan lancar dan meriah. Kegiatan yang dipusatkan di Huta...