Logo Lintasterkini

Ancam Santri Pakai Parang, Anggota Dewan yang Tutup Akses Rumah Tahfiz Dipolisikan

Maulana Karim
Maulana Karim

Sabtu, 24 Juli 2021 21:59

Tembok yang menghalangi rumah tahfidz dibongkar Pemerintah Kecamatan Panakkukang
Tembok yang menghalangi rumah tahfidz dibongkar Pemerintah Kecamatan Panakkukang

MAKASSAR– Legislator DPRD Pangkep, Amiruddin yang melakukan penutupan akses masuk ke sebuah rumah tahfiz di Jalan Ance Daeng Ngoyo, Lorong 5, Makassar kini dilaporkan polisi.

Politikus asal Partai Amanat Nasional ini dilaporkan ke polisi karena telah mengancam para santri dengan sebilah parang, pada 11 Juli 2021 lalu.

Menurut informasi, pelaporan yang dilayangkan ke Amiruddin ternyata tidak sendiri. Dia dilapor bersama seorang wanita yang ikut membawa sebuah sapu pada kejadian itu.

Pimpinan Rumah Tahfiz Nurul Jihad, Abdul Wasid, mengatakan, pihaknya melaporkan Amiruddin bersama seorang wanita ke polisi lantaran melakukan pengancaman dengan menggunakan parang terhadap para santri di tempat belajar para penghafal Al-Qur’an.

“Kami hanya menunggu iktikad baik dia minta maaf kepada santri-santri atas pengancaman parang panjang, itu aja sebenarnya. Karena kami juga sudah laporkan ke Polsek terkait pengancaman,” kata Abdul Wasid kepada awak media, Sabtu (24/7/2021).

Dia mengatakan pengancaman dengan parang kepada santri itu dilakukan oleh Amiruddin sendiri lantaran tak tahan dengan suara santri di sana saat mengaji.

Dia menegaskan, isi laporan ke polisi itu bukanlah terkait penembokan pintu belakang rumah tahfiz miliknya melainkan hanya pengancaman parang tersebut.

“Saya tidak ada saat itu, saya di daerah karena saya tugas Idul Adha di Kabupaten Wajo. Cuman
materi laporannya itu kejadiannya tanggal 11 Juli (pengancaman), nah tanggal 12 Juli saya ke
Polsek didampingi sama Binmas, bersama para saksi. Dan inti pelaporan saya itu pengancaman kepada
santri di bawah umur,” jelas Wasid.

Selain pengancaman, Wasid juga melaporkan Amiruddin ke polisi terkait penghinaan. Dia menyebut
kasus pengancaman ini lebih dulu dilaporkan sebelum akhirnya ada penembokan pintu belakang rumah.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar turut merespons peristiwa penutupan akses masuk hingga intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh seorang anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi PAN, Amiruddin, kepada murid Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad, Kompleks IDI Pettarani, Jl Bumi Karsa Blok GA 9 Nomor 2, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Camat Panakkukkang telah melakukan peneguran kepada pihak yang telah melakukan kegiatan pembangunan di atas tanah fasum (fasilitas umum peruntukan jalan) yang membuat akses jalan menjadi tertutup bagi penghuni Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad dan penghuni rumah lainnya, Andriana Barrang.

Pihak kecamatan meminta untuk segera menghentikan kegiatan tersebut dan membongkar sendiri bangunan pagar yang berdiri diatas tanah fasum tersebut.

“Saya berharap persoalan ini segera selesai dengan baik,” tegas Danny.

Pihak Camat pun telah menindaklanjuti, dengan bergerak cepat bersama unsur Tripika, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ke lokasi, Jumat 23 Juli 2021.

Camat Panakkukang, Tahir Rasyid menjelaskan,
Rumah yang setiap harinya dimanfaatkan untuk belajar Alquran bagi anak kurang mampu itu, jalan masuknya ditutupi dengan dipagari tembok batu.

Lokasi yang dipagari oknum legislator tersebut, kata Thahir Rasyid, merupakan fasum atau milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Oleh karena itu, Thahir Rasyid akan mengirim surat somasi kepada Amiruddin agar segera merobohkan pagar yang dibangun itu.

Dalam surat tegurannya yang ditujukan kepada Amiruddin, Camat meminta oknum legislator tersebut untuk menghentikan pembangunan dan membongkar bangunan tersebut.

“Bahwa berdasarkan pengaduan warga Kelurahan Masale Nomor 001/LPM/KM/VII/2021, tanggal 21 Juli 2021 perihal keberatan/keluhan masyarakat yang berdomisili di Jalan Ance Dg Ngoyo Lorong 5 (buntu), dan pantauan kami di lapangan pada Jum’at, 23 Juli 2021, ternyata Saudara melaksanakan kegiatan pembangunan pagar di atas tanah Fasum (Peruntukan Jalan) sehingga akses jalan, menjadi tertutup.

Berdasarkan 2 (dua) hal tersebut diatas maka kegiatan pembangunan pagar Saudara diduga:

1. Melaksanakan kegiatan diatas tanah Fasum tanpa se-izin Pemerintah Kota Makassar,

2. Telah menutup akses jalan bagi 2 bangunan lainnya, yaitu: Rumah Tahfizh Qur’an Nurul Jihad dan Rumah Warga Atas Nama Ibu Andriana Barrang.

Untuk itu diminta kepada saudara, untuk menghentikan kegiatan pembangunan dan membongkar sendiri bangunan pagar di atas tanah Fasum (jalan).

Bahwa apabila surat teguran ini tidak diindahkan maka Pemerintah Kota Makassar akan melakukan tindakan lebih lanjut terhadap bangunan saudara,” tulis surat tersebut.

Diberitakan sebelumnya, ramai dikabarkan sejumlah hafiz dan hafizah Al Qur’an Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jihad, Kompleks IDI Pettarani, Jl Bumi Karsa Blok GA 9 Nomor 2, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, mendapat mengalami intimidasi dan kekerasan dari tetangga mereka.

Mirisnya, pelaku diduga anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Amiruddin, bersama keluarganya. Bahkan, belakangan oknum tersebut juga membangun pagar tembok yang menutup akses masuk ke rumah Tahfiz tersebut.(*)

 Komentar

 Terbaru

News20 September 2021 14:25
Kapolda Sulsel Tinjau Vaksinasi di SMAN 11 Makassar
Vaksinasi yang dilaksanakan ini berjalan dengan lancar dengan menargetnya sekira 1.600 vaksinasi kepada siswa gabungan dari beberapa sekolah. "Beberap...
Hukum & Kriminal20 September 2021 11:55
Hanya Gegara Korek, Oknum RT Aniaya Mahasiswa dan Sekretariatnya
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Ahmad Rizal mengatakan, kejadiannya berawal dari pelaku datang menemui korban meminta korek. Namun karena pada sa...
News20 September 2021 00:04
Perda Kepemudaan Lahirkan Pemuda yang Beriman
“Jadi tujuan perda ini, pemerintah ingin membentuk pemuda yang tangguh dengan katakteristik religius, berkreasi atau berinovasi,” jelas Budi Hastu...
News19 September 2021 22:18
Kebakaran di Jalan Haji Kalla 2 Makassar, Sejumlah IRT Sempat Histeris
Kebakaran terjadi di Jalan Haji Kalla 2, Campagayya Kelurahan Panaikang Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Minggu (19/9/2021) sekira pukul 19.13 wi...