MAKASSAR – IM3 meningkatkan perlindungan pelanggan dari maraknya kejahatan digital dengan meluncurkan kampanye edukasi anti-penipuan dan menghadirkan SatSpam, fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu mengidentifikasi serta memberi peringatan atas potensi panggilan dan SMS dari nomor penipu.
“Tujuan kami sederhana membuat pelanggan merasa aman setiap kali ponsel mereka berdering atau menerima SMS,” ujar Adiyanto Adhi Kusumo, SVP Head of Marketing Circle Kalisumapa.
SatSpam didesain agar pengguna tidak panik, tidak membalas, dan tidak meng-klik tautan mencurigakan.
Baca Juga :
Deteksi berbasis AI menganalisis pola panggilan/SMS dan menandai nomor yang dicurigai sebagai penipu. Peringatan real-time notifikasi muncul sebelum pengguna menjawab panggilan atau membuka SMS.
Edukasi di layar tips singkat saat peringatan muncul misalnya mengingatkan agar tidak membagikan kode OTP. Dua versi Basic (Gratis) & Plus (Bundling Paket Tertentu)
SatSpam Basic (gratis)
Peringatan potensi spam/penipuan untuk panggilan & SMS. Pelaporan manual pengguna dapat menandai nomor mencurigakan untuk membantu peningkatan akurasi.
Tanpa auto-filtering keputusan menjawab/memblokir tetap di tangan pengguna. SatSpam Plus (untuk pengguna paket data tertentu)
Semua fitur Basic, ditambah auto-filtering panggilan dan SMS berisiko tinggi.
Saat ada panggilan atau SMS masuk dari nomor yang telah dilaporkan atau terindikasi mencurigakan, SatSpam memberikan notifikasi “nomor modus” kepada pengguna. Sistem ini aktif otomatis bagi pelanggan IM3 melalui aplikasi MyIM3 cukup pastikan akun terhubung, maka proteksi berjalan di belakang layar.
Dengan kombinasi edukasi yang berkelanjutan dan teknologi AI pada SatSpam, IM3 menargetkan penurunan signifikan percobaan penipuan yang menyasar pelanggan, sekaligus membangun kebiasaan digital yang lebih aman di masyarakat.(***)


Komentar