Logo Lintasterkini

Polri: Berpaku, Paket di Bandara Cengkareng Bom Aktif

Muh Syukri
Muh Syukri

Jumat, 25 Januari 2013 16:39

Polri: Berpaku, Paket di Bandara Cengkareng Bom Aktif

JAKARTA – Markas Besar Polri menduga kuat paket di Bandara Soekarno-Hatta yang ditemukan pihak Security PT DAP, Sulistyono dan Adink, bukanlah bom ikan. Polri masih menyelidiki jenis bom yang ditemukan tersebut.

“Pertama dugaan itu bom ikan, tapi bom ikan tidak menggunakan paku,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Aliyus, di Mabes Polri, Jumat (25/1/2013).

Menurutnya, paket diduga bom itu merupakan bom aktif yang sengaja diselundupkan melalui paket yang dikirim melalui layanan PT Pos untuk selanjutnya diterbangkan dengan pesawat komersil.

“Ya aktif, kalau sampai lolos dan betul terangkut apa yang akan terjadi,” ujar Suhardi.

Kepolisian masih mencari pemicu yang digunakan perakit di dalam paket yang dikirim dari Pekalongan menuju Papua. “Pemicunya belum tahu, masih didalami,” terangnya.

Tim Gegana sudah melakukan disposal (penguraian) terhadap paket tersebut. Sebelumnya, paket itu gagal lolos X-Ray karena diduga berisi bom ikan. Kemudian paket dikembalikan ke PT Kantor Pos Udara.

Sekitar pukul 09.50 WIB, PT Kantor Pos menghubungi pihak kepolisian dan kemudian dilakukan pengecekan.

Di resi paket itu tertulis ‘Masin Ikan’ dari Kasdiyo di Pekalongan yang ditujukan untuk Ayuk di Merauke Papua.

Sebelumnya Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes CH Patoppoi menegaskan pihak Gegana masih melakukan pengecekan.

Suhardi mengimbau bila pengelola ekspedisi untuk mengecek teliti setiap paket yang masuk ke mereka. “Kami mohon kepada para pemangku kepentingan supaya paket diteliti dengan baik, artinya mekanisme pengecekan dibuat berlapis,” tegas Suhardi.

(dtc)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal17 Mei 2022 03:01
Bubarkan Perang Kelompok, Seorang Polisi di Gowa Luka, Enam remaja Diamankan
MAKASSAR – Personel Polres Gowa membubarkan perang kelompok antar remaja di Samping Kantor Camat Somba Opu Jalan Andi Tonro Kelurahan Bonto-bont...
Hukum & Kriminal17 Mei 2022 00:27
Arfandi Tewas Usai Ditangkap, Enam Polisi Diperiksa Propam Polda Sulsel
MAKASSAR – Sebanyak enam personel Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menjalani pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawes...
Hukum & Kriminal17 Mei 2022 00:07
Anaknya Tewas Usai Ditangkap Polrestabes Makassar, Ini Pengakuan Ayah Arfandi
MAKASSAR – Mukram, ayah almarhum Muh. Arfandi Ardiansyah (18) menduga anaknya disiksa hingga disetrum hingga meninggal setelah ditangkap polisi ...
Hukum & Kriminal16 Mei 2022 19:19
13 Kawanan Geng Motor di Makassar Dibekuk, Bawa Panah dan Parang
Sebanyak 13 orang yang diduga anggota geng motor di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diduga hendak melakukan tawuran diciduk aparat Polda Suls...