Logo Lintasterkini

KKN Perdana Universitas Muslim Maros Diikuti 345 Mahasiswa

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Kamis, 25 Januari 2018 23:32

Pelepasan 345 mahasiswa KKN perdana UMMA Maros.
Pelepasan 345 mahasiswa KKN perdana UMMA Maros.

MAROS – Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, diwakili Sekpel Kopertis IX Sulawesi, Dr. Hawignyo melepas secara resmi mahasiswa peserta KKN perdana Universitas Muslim Maros (UMMA), Kamis (25/1/2018) di Pendopo Kantor Bupati Maros.

Turut hadir dalam acara itu, Bupati Maros diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik H. Sulaiman, S.IO, MS, Ketua Yapim, Dr. H. Muhammad Ikram Idrus, Rektor UMMA, Prof. Hj. Nurul Ilmi Idrus, Ph.D, Wakil Rektor I, Dr. H. Syahrir, SE, MM dan Wkil Rektor II Muhammad Izzdin Idrus, S.P, M.P dan Ketua LPPM Dr. Hj. Suhartina, M.Hum, para pimpinan dan dosen.

Rektor UMMA, Nurul Ilmi Idrus dalam sambutannya menegaskan, untuk mensinergikan program kampus dan masyarakat desa dengan mengusung tema ‘Go Green and Go Clean’ maka mahasiswa KKN perdana UMMA merealisasikan program itu dengan bekerja sama dengan Pemprov Sulsel membagikan bibit tanaman penghijauan sebanyak seribu pohon. Kehadiran mahasiswa memberi manfaat pada masyarakat desa.

“Mahasiswa harus bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat desa, harus bisa berkontribusi pada kemajuan desa,” pesan Nurul Ilmi Idrus.

Bupati Maros diwakili Staf Ahli, Sulaiman meminta para mahasiswa KKN membuat program yang kreatif dan inovatif sesuai kondisi dan karakteristik masyarakat desa. Ia juga berharap, menghadapi pilkada 2018, agar mahasiswa tidak terlibat dalan politik praktis.

“Ber-KKN bisa menemukan banyak pengalaman yang bersentuhan dengan masyarakat dan dituntut memadukan teori yang dipelajari di bangku kuliah untuk dipraktekkan di tengah masyarakat. Mahasiswa dianggap sebagai orang yang serba tahu berbagai persoalan masyarakat,” ujar Sulaiman.

Ketua LPPM UMMA, Dr. Hj. Suhartina, M.Hum dalam laporannya menegaskan, KKN UMMA yang perdana ini diikuti sebanyak 345 orang dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, FKIP, dan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Peternakan. Lokasi KKN sebanyak 31 desa dari 6 Kecamatan di Kabupaten Maros dan Pangkep.

“Program KKN akan memprioritaskan perubahan pola pikir masyarakat desa menuju masyarakat yang bersih dan sehat serta mandiri secara ekonomi, kecukupan pangan dan berkarakter mulia,” pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

News30 September 2022 15:09
Serangan Hoaks Makin Masif, AMSI Gelar Training Prebunking di Manado
MANADO – Serangan hoaks selalu masih setiap menjelang Pemilihan Umum, khusus Pemilihan Presiden atau Pilpres. Mengantisipasi serangan Hoaks yan...
Kuliner30 September 2022 13:22
Kuliner Baru di Makassar, Warung Ayam Krispy Lemmak
MAKASSAR – Banyak cara untuk menikmati suasana hati dengan senang, salah satunya, bisa mencoba kuliner baru. Kuliner ini biasa di temui, namun m...
News30 September 2022 09:36
Inovasi Terbaru, Program Menu Hemat On The Go Meals GoFood
MAKASSAR – Layanan pesan-antar makanan online terkemuka di Asia Tenggara GoFood kembali menghadirkan inovasi terbaru bagi pelanggan melalui prog...
News30 September 2022 08:58
Pemilik Travel yang Fotonya Dipasang di Billboard Lapor Polisi
MAKASSAR – Pemasangan baliho dengan foto pemilik travel atau perusahaan penyelenggara perjalanan tur yang dicari konsumen di Makassar berbuntut ...