Logo Lintasterkini

Positif Covid-19 Hampir Sejuta, Jubir Satgas: Pasien Sembuh 80 Persen

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Selasa, 26 Januari 2021 02:20

Juru bicara Satgas Penanganan Covid 19, dr. Reisa Broto Asmoro.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid 19, dr. Reisa Broto Asmoro.

JAKARTA — Dalam menanggulangi penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, berbagai upaya dilakukan pemerintah dan masyarakat. Upaya itu dengan memasifkan anjuran protokol kesehatan 3M.

Masyarakat diharapkan dapat mematuhi dan tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M yakni Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, serta Menjaga jarak fisik (social distancing).

Secara bersamaan, pemerintah pusat dan daerah fokus dalam pelaksanaan 3T (Testing, Tracing, Treatment) serta melaksanakan program vaksinasi COVID-19. Berbagai kebijakan pemerintah untuk menanggulangi wabah Covid-19 memang terus dilakukan sampai saat ini.

Meskipun hal ini belum juga dapat menghentikan bertambahnya kasus Covid-19 tersebut. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (update) yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 per Senin, (25/1/2021) merilis angka kasus yang fantastis.

Sejak kasus pertama kali disampaikan pemerintah tanggal 2 Maret 2020 tahun lalu, hingga kini kasus positif virus corona sudah mendekati angka sejuta. Atau mencapai 999.256 kasus secara kumulatif, termasuk tambahan kasus hari ini sebanyak 9.994 kasus.

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Penanganan Covid-19, dr. Reisa Brotoasmoro mengatakan, kasus positif Covid-19 sudah mencapai angka hampir 1 juta pada Senin (25/1/2021). Tentu saja pengumuman jumlah kasus Covid-19 yang mendekati angka 1 juta kasus mengejutkan semua orang.

Meskipun demikian, Reisa mengingatkan, jumlah pasien sembuh hingga 25 Januari 2021 pun sudah melebihi 80 persen. Sehingga pasien yang sembuh ini sudah mencapai 809.488 orang

“Perlu kita ingat bersama bahwa lebih dari 80 persen atau 809.488 orang di antaranya sudah kembali sembuh. Mereka sudah sehat kembali, dapat beraktivitas kembali dan bahkan sebagian dari mereka bersedia mendonorkan darah sebagai upaya terapi plasma konvalesen,” kata Reisa. (*)

 Komentar

 Terbaru

Hari Pertama Masuk Kantor, Kajari Pinrang Disambut Aksi Unras
Peristiwa01 Maret 2021 17:26
Hari Pertama Masuk Kantor, Kajari Pinrang Disambut Aksi Unras
PINRANG — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemerhati (AMP) Pinrang menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) ke Kantor Kejaksaa...
Danny Pomanto Ganti Pelaksana Tugas di 15 OPD
Pemerintahan01 Maret 2021 15:28
Danny Pomanto Ganti Pelaksana Tugas di 15 OPD
Pergantian itu dilakukan karena sudah pada waktunya. Masa jabatan pelaksana tugas yang sebelumnya menjabat sudah berakhir....
Hari Pertama Berkantor, Danny Bersua Mendagri di HUT Damkar ke-102
News01 Maret 2021 13:51
Hari Pertama Berkantor, Danny Bersua Mendagri di HUT Damkar ke-102
Peringatan HUT Damkar kali ini, digelar virtual secara nasional. Dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian....
Kasus Suap NA, Peneliti Pukat UPA: KPK Harus Panggil Rudy Djamaluddin
Hukum & Kriminal01 Maret 2021 12:47
Kasus Suap NA, Peneliti Pukat UPA: KPK Harus Panggil Rudy Djamaluddin
Kasus Profesor Andalan ini adalah kali pertama terjadi di sepanjang sejarah di Sulsel....