Logo Lintasterkini

KPK Perpanjang Penahanan Nurdin Abdullah hingga 26 Juni

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Rabu, 26 Mei 2021 14:58

Nurdin Abdullah kenakan rompi oranye saat ditetapkan tersangka
Nurdin Abdullah kenakan rompi oranye saat ditetapkan tersangka

JAKARTA — Penahanan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah diperpanjang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Termasuk Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Edy Rahmat.

Kedua tersangka kasus suap infrastruktur itu akan kembali mendekam di sel selama 30 hari ke depan. Hal ini berdasarkan penetapan penahan keduanya dari Ketua Pengadilan Negeri Makassar.

“Terhitung sejak 28 Mei 2021 sampai 26 Juni 2021,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Rabu (26/5/2021).

Nurdin mendekam di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Sementara Edy, di Rutan KPK Kavling C1, atau gedung KPK lama.

“Perpanjangan penahanan ini dimaksudkan agar tim penyidik lebih memaksimalkan pengumpulan alat bukti, di antaranya pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” imbuh jubir berlatarbelakang jaksa itu.

Sebelumnya, KPK menetapkan Nurdin Abdullah bersama Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu diduga menerima suap sebesar Rp2 miliar dari Agung melalui Edy Rahmat.

Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dari kontraktor lainnya senilai Rp3,4 miliar.

Hingga saat ini, baru Agung Sucipto yang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Makassar.(*)

 Komentar

 Terbaru

News27 Juli 2021 13:44
Makassar Target 5 Kelurahan 100 Persen Vaksinasi Setiap Hari
MAKASSAR — Pemkot Makassar menyusun konsep dalam menggenjot target vaksinasi. Sebab, hingga saat ini baru 33,98 persen masyarakat Makassar yang tela...
Nasional27 Juli 2021 12:45
Mendagri : Jika Kepala Daerah Turun Langsung salurkan Bansos, Masyarakat Jadi Lebih Tenang
"Daerah memiliki kapasitas untuk itu dan daerah memiliki tanggung jawab juga untuk itu, tidak hanya pemerintah pusat. Kenapa? Karena ada anggaran," uj...
Bersama Melawan Covid-1927 Juli 2021 12:03
Vaksinasi Lintas Agama Digelar Muhammadiyah dan Polda Sulsel
Vaksinasi ini menargetkan sebanyak 2.500 warga disuntik dan berdasarkan data dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, vaksinasi di Sulsel baru menca...
Hukum & Kriminal27 Juli 2021 11:26
Mengaku Digilir di Hotel, Wanita di Makassar Polisikan 2 Oknum Pegawai Bank BUMN
MAKASSAR– Sungguh malang nasib yang dialami seorang wanita berinisial N di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Wanita 22 tahun itu diduga ...