Logo Lintasterkini

Pejabat Udiklat PLN Mawang Tewas di Ruang Kerjanya

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Senin, 27 Maret 2017 22:40

Pejabat Diklat PLN Mawang, H. Mastura (56) ditemukan tewas di ruang kerjanya.
Pejabat Diklat PLN Mawang, H. Mastura (56) ditemukan tewas di ruang kerjanya.

GOWA – Salah seorang pejabat di lingkup Udiklat PLN Mawang, Kabupaten Gowa ditemukan meninggal dunia secara tiba-tiba di ruang kerjanya. Dia adalah Kepala DM Pelayanan Administrasi dan Keuangan di Unit Pendidikan dan Latihan (Udiklat) PLN Mawang, Kabupaten Gowa, H. Nastura (54), yang ditemukan tewas di ruang kerjanya oleh stafnya, Hasanuddin.

Lelaki beralamat di Jalan Abdullah Dg. Sirua Lorong V/Stp 3 nomor 16, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Makassar ini tewas dalam posisi duduk di meja kerjanya, Senin (27/3/2017), sekira pukul 17.15 Wita.

Sebelum ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya di Udiklat PLN Mawang Jalan Malino nomor 377, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, H. Hastura sempat menemui stafnya, Fandy Nuariy. Korban menemui staf ini untuk menyuruh mengerjakan tugas kantor.

Sekira pukul 17.15 Wita, seorang Pegawai Udiklat PLN Mawang lainnya, Hasanuddin melihat korban duduk sambil tertidur. Namun posisi korban terus tertidur di tempatnya tanpa menunjukkan gerak-gerik sama sekali. Curiga dengan kondisi itu, Hasanuddin lalu memanggi Fandy Nuariy untuk memeriksa korban.

Fandy Nuariy langsung memeriksa korban. Namun korban tidak bergerak sama sekali. Sehingga Fandy berusaha memanggil dokter klinik diklat untuk memeriksa korban. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa korban H. Hastura sudah meninggal dunia.

Meninggalnya korban, dilaporkan pada aparat kepolisian setempat. Tak berselang lama, aparat Polres Gowa tiba di TKP dan melakukan olah TKP awal. Setelah itu, korban dievakuasi ke rumah duka di Jalan Abdullah Dg Sirua Makassar.

“Menurut keterangan petugas klinik, korban H. Mastura memang sudah lama mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan jantung, kemungkinan itu penyebabnya. Tapi pihak keluarga tidak mau jika korban diotopsi,” papar Fandy Nuariy, staf Udiklat PLN Mawang. (*)

 Komentar

 Terbaru

News30 September 2022 15:09
Serangan Hoaks Makin Masif, AMSI Gelar Training Prebunking di Manado
MANADO – Serangan hoaks selalu masih setiap menjelang Pemilihan Umum, khusus Pemilihan Presiden atau Pilpres. Mengantisipasi serangan Hoaks yan...
Kuliner30 September 2022 13:22
Kuliner Baru di Makassar, Warung Ayam Krispy Lemmak
MAKASSAR – Banyak cara untuk menikmati suasana hati dengan senang, salah satunya, bisa mencoba kuliner baru. Kuliner ini biasa di temui, namun m...
News30 September 2022 09:36
Inovasi Terbaru, Program Menu Hemat On The Go Meals GoFood
MAKASSAR – Layanan pesan-antar makanan online terkemuka di Asia Tenggara GoFood kembali menghadirkan inovasi terbaru bagi pelanggan melalui prog...
News30 September 2022 08:58
Pemilik Travel yang Fotonya Dipasang di Billboard Lapor Polisi
MAKASSAR – Pemasangan baliho dengan foto pemilik travel atau perusahaan penyelenggara perjalanan tur yang dicari konsumen di Makassar berbuntut ...