Logo Lintasterkini

1 Pencuri dan 4 Penadah HP di Makassar Dibekuk Jatanras Polrestabes Makassar

Muh Syukri
Muh Syukri

Kamis, 27 Mei 2021 21:23

ilustrasi
ilustrasi

MAKASSAR – Jajaran Jatanras Polrestabes Makassar berhasil mengamankan pelaku dan penadah barang curian di Jalan Maccini Sombala, Kota Makassar. Pelaku pencurian itu bernama Imran Rosadi alias Dodi (33) kemudian keempat penadahnya yakni Bayu (30), Pendi Yohanes (29), Alexander (21) dan Reza Ferdiansyah (18).

Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, penangkapan itu berdasar pada laporan pengaduan dari korban bernama Aryangga (27). “Laporan yang diterima itu pada 10 Mei 2021. Korban mengadukan usai ponsel miliknya dicuri di dashboard motor miliknya,” kata Witnu Kamis (27/5/2021).

Witnu menjelaskan, bahwa awalnya sepeda motor korban dipinjam oleh adiknya untuk pergi membeli voucer internet. Kemudian dasbor sepeda motor itu ada ponsel Aryangga

Dari situ, Aryangga akhirnya teringat jika ponselnya ada di dasbor saat akan menggunakan. Dia lalu menyusul adiknya ke counter pulsa. Saat sampai ponsel tersebut sudah tak ada di dasbor.

“Usai kejadian itu, korban pun akhirnya mengecek di CCTV, terlihat pelaku menyambar ponsel di dasbor motor korban. Korban kemudian melapor ke polisi,” papar Witnu.

Mendapat laporan itu, lanjut Witnu, Tim Jatanras Polrestabes Makassar akhirnya melakukan penyelidikan. Allahhasil, mereka mengetahui posisi ponsel ada di Jl Rajawali Lr 29 Nomor 22 B. Atas perintah Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Iptu Iqbal Usman Emba, Tim Jatanras yang dipimpin Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah langsung menuju ke lokasi.

“Tim berhasil mengamankan Pendi Yohanes (29) sebagai penadah. Dari sini, tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan penadah lainnya, Alexander (21) dan Reza Ferdiansyah (18). Selanjutnya terduga penadah dibawa ke posko Jatanras untuk diintrogasi lebih lanjut,” ujarnya

Dari keterangan para penadah itu, kata Witnu, akhirnya mengarah ke pelaku Imran Rosadi alias Dodi (33). Pria yang berprofesi sebagai tukang parkir itu akhirnya dibekuk.

“Pelaku ini mengakui perbuatannya. Dia membenarkan dirinya telah melakukan pencurian Handphone merek Oppo A54 warna hitam, lalu menjualnya kepada lelaki Bayu yang saat ini ditahan di Polsek Mariso atas kasus yang lain,” katanya

Sementara, Bayu mengakui telah membeli ponsel merek Oppo A54 warna hitam dari Imran Rosadi alias Dodi seharga Rp700 ribu.

Kemudian, Alexander sendiri mengakui telah menjadi perantara Bayu, menjual ponsel merek Oppo A54 warna hitam tersebut kepada Pendi Yohanes seharga Rp1,1 juta.

Demikian pula Reza Ferdiansyah, mengakui telah menjadi perantara dari Bayu, menjual ponsel merek Oppo A54 hitam itu kepada Pendi Yohanes.

Sedangkan Pendi Yohanes sendiri mengakui, telah membeli ponsel Oppo A54 warna hitam dari sepupunya Alexander dan Reza Ferdiansyah seharga Rp1,1 juta.

Atas perbuatannya, kini para pelaku dan barang bukti 1 ponsel merek Oppo A54 hitam diamankan ke Mapolrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)

Penulis : Maulana Karim

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal02 Agustus 2021 14:11
Polda Sulsel Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Korupsi RS Batua Makassar
MAKASSAR– Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) resmi telah mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Saki...
Nasional02 Agustus 2021 13:57
Duh! Akibat Pandemi Corona, Lion Group Rumahkan Ribuan Karyawan
JAKARTA– Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang hingga saat ini masih saja belum usai, akhirnya membuat berbagai perusahaan menjadi terpuruk. Sepe...
Bersama Melawan Covid-1902 Agustus 2021 10:53
Jaga Prokes, Petugas Gabungan Razia di Perbatasan Makassar-Gowa
Setiap pengendara yang tidak memakai masker diberhentikan petugas. Mereka diminta untuk memakai masker yang benar. Tidak hanya itu, petugas juga menge...
News01 Agustus 2021 21:52
Yusran Jusuf Bangun Yayasan TernaKita Satu Kambing untuk Satu Anak Yatim
MAROS — Mantan Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf rupanya tidak hanya kembali ke dunia akademisi untuk mengabdikan dirinya kepada mahasiswa. Tetapi...