Logo Lintasterkini

Kapolda Sulsel Ikut Musnahkan 14,604 Kilogram Shabu, Ekstasi 2.844 Butir

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Selasa, 27 Oktober 2020 19:16

Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Merdisyam, M.Si menunjukkan barang bukti narkotika sebelum pemusnahan.
Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Merdisyam, M.Si menunjukkan barang bukti narkotika sebelum pemusnahan.

MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen. Pol. Drs. Merdisyam, M.Si menggelar pemunusahan barang bukti narkoba hasil penangkapan selama 1 bulan terakhir. Narkoba yang dimusnahkan berjenis Shabu dengan berat 14.604,3139 gram (14,604 kg) dan ekstasi sebanyak 2.844 butir yang dilakukan Senin (26/10/2020) di lapangan apel Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Pemusnahan barang bukti serta penangkapan para pelaku kejahatan narkoba ini dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Hermawan. Keberhasilan mengungkap aksi kejahatan pelaku nerkoba di daerah ini, setelah dibentuk Tim khusus (Timsus) Narkotika Polda Sulsel yang dipimpin Kanit Timsus Narkotika Polda Sulsel, Kompol Rapiuddin.

Setelah Timsus Narkotika dibentuk, hanya dalam kurun waktu satu bulan, aksi personil bisa menyelematkan 150 ribu orang masyarakat Sulawesi Selatan.

Di hadapan Kapolda Sulsel dan sejumlah awak media saat merilis pemusnahan barang haram tersebut, Direktur Resnarkoba Kombes Pol Hermawan menjelaskan bahwa selama tahun 2020 mulai Januari hingga September, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel bersama Satuan Reserse Narkoba Polres jajaran Polda Sulawesi Selatan telah berhasil mengungkap berbagai kasus tindak pidana narkoba dari Laporan Polisi sebanyak 1.511 Kasus.

“Untuk tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 2.393 orang yang terdiri laki-laki 2.194 orang dan perempuan 199 orang. Ada pun jumlah total barang bukti dengan berbagai kasus se-Polda Sulsel yakni shabu sejak Januari hingga September sebanyak 25 Kg

lebih 405,672 gram. Sedangkan Ekstasi sebanyak 15.703 butir, ganja 919,8791 gram, obat keras dalam Daftar G sebanyak 17.170 butir, dan tembakau sintetis sebanyak 4 Kg 743,662,” sebut Kombes Pol Hermawan.

Sebelum dilakukan pemusnahan barang bukti, Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengatakan, pemusnahan berbagai jenis narkotika yang dilakukan tersebut telah menyelamatkan hingga 150 ribu jiwa pengonsumsi narkoba. Barang yang dimusnahkan itu merupakan sabu jaringan internasional.

“Dimusnahkan kurang lebih 14,6 Kg dan lebih dari 2800 ekstasi. Yang penting di sini kita menyelamatkan 150 ribu generasi muda. Itu yang paling penting karena narkotika yang sedemikian banyaknya 14,6 kilogram itu bisa merusak ratusan ribu jiwa,” kata Irjen Pol Merdisyam.

[NEXT]

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menambahkan, barang bukti sabu dan ekstasi yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus pada September lalu dengan tiga orang tersangka yakni AT, MA, dan AZ. Para tersangka memiliki peran masing- masing, seperti ada sebagai kurir dan ada juga pengedar.

“Ini masih proses penyidikan, kita masih proses lanjut. Nanti kita serahkan ke Kejaksaan,” ucapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, kedepan Polda Sulsel lebih bersinergi dengan pihak terkait seperti TNI, Kejaksaan, Pengadilan, Bea Cukai, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, BNN, Otoritas Bandara, Otoritas Pelabuhan, BPOM, Kantor Pos dan Perusahaan cargo/ekspedisi melakukan berbagai upaya yang konstruktif untuk memberantas peredaran narkoba di Provinsi Sulawesi Selatan.

Petinggi Polda Sulsel berpangkat dua bintang ini mengakui, meski saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19 ternyata tidak menyurutkan para pelaku untuk mengedarkan narkoba di Sulsel. Hal itu bisa dibuktikan oleh Ditresnarkoba Polda Susel yang berhasil memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba dalam kurun waktu satu bulan terakhir yaitu shabu sebanyak 14.604,3139 gram (14,604 kg) dan ekstasi sebanyak 2.844 butir.

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin, Lamtamal IV, Pangkoops AU II, Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Padjalangi, Ketua DPRD Sulsel, BNN Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulsel, Pengadilan Tinggi Sulsel, dan Balai Penelitian Obat dan Makanan (POM) serta Pejabat Utama Polda Sulsel. (*)

Penulis : Maulana (Mul)

 Komentar

 Terbaru

News30 Juli 2021 22:12
Mobil Kemensos RI Tabrak Pesepeda di Makassar, Bupati Takalar yang Minta Maaf
MAKASSAR– Insiden tabrak lari yang dilakukan pengendara mobil Rescue Kemensos RI terhadap pesepeda di Jalan Nusantara Kota Makassar membuat Bupa...
News30 Juli 2021 21:55
Pengabdian 30 Tahun, Irjen Pol Merdisyam Berbagi 1000 Paket Bansos
MAKASSAR– Genap sudah 30 Tahun mengabdi, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam merayakan dengan menyerahkan bantuan s...
News30 Juli 2021 21:51
Tanggapi Kehadiran Kedai Studio Teh, Danny: Sangat Bagus, Lanjutkan!
MAKASSAR — Kehadiran Kedai Studio Teh mendapat dukungan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Diharapkan bisa menghidupkan ekonomi masyarakat di t...
News30 Juli 2021 21:23
Polisi Kejar Pengemudi Randis yang Tabrak Pesepeda di Jalan Nusantara
AKBP Muhammad Kadarislam Kasim juga menjelaskan, hingga saat ini pelaku belum melaporkan diri sejak terjadinya insiden kecelakaan tersebut. "Sampai sa...