MAKASSAR — Ditlantas Polda Sulsel bersama Satlantas Polres jajaran akan menggelar Operasi Keselamatan 2026 guna menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang mudik Lebaran. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 2 hingga 14 Februari 2026, dengan fokus utama menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes. Pol. Dr. Pria Budi, S.H, MH. mengatakan operasi ini menitikberatkan perlindungan terhadap kelompok pengguna jalan yang rentan, seperti pejalan kaki dan pengendara roda dua. Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi.
“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi yang terdepan. Ini adalah tanggung jawab bersama antara petugas dan masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai usai memberikan pengarahan pada kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra) Operasi Keselamatan Pallawa 2026 di Aula Biru Ditlantas Polda Sulsel, Rabu (28/1/2026).

Sebagai bagian dari persiapan menuju Operasi Ketupat, Ditlantas Polda Sulsel juga menaruh perhatian serius terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya. Salah satu sasaran utama adalah penertiban aksi balap liar yang kerap membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Selain itu, pemeriksaan ketat terhadap kendaraan bus dan travel dilakukan di sejumlah titik checkpoint. Pemeriksaan meliputi ramp check kelaikan kendaraan, kondisi fisik pengemudi, serta kesiapan armada dalam menghadapi puncak arus mudik.
Untuk mendukung penegakan hukum yang lebih efektif, pengamanan lalu lintas diperkuat dengan teknologi digital seperti ETLE dan ETLE Drone Patrol Presisi. Penindakan berbasis teknologi ini dinilai lebih objektif, transparan, minim interaksi langsung, serta memiliki jangkauan pengawasan yang luas.
Melalui Operasi Keselamatan 2026, kepolisian berharap kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat demi keselamatan bersama selama mudik Lebaran 2026.(**)


Komentar