Logo Lintasterkini

Selain dari Anggu, KPK Sebut Nurdin Abdullah Terima Rp3,4 M dari Kontraktor Lain

Budi S
Budi S

Minggu, 28 Februari 2021 10:09

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) dan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel, Edy Rahmat sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Pada kasus ini, Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat diduga sebagai penerima suap uang tunai senilai Rp2 miliar dari tersangka Agung Sucipto alias Anggu.

Uang itu diserahkan Anggu melalui Edy Rahmat pada Jumat malam (26/02/2021) dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.

Yang menurut Ketua KPK, Firli Bahuri, uang tersebut sebagai fee atau pelicin proyek pembangunan infrastruktur yang akan dikerjakan Anggu nantinya selaku Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB).

“Sejak bulan Februari 2021, telah ada komunikasi aktif antara AS (Anggu) dengan ER (Edy Rahmat) sebagai representasi dan sekaligus orang kepercayaan NA (Nurdin Abdullah) untuk bisa memastikan agar AS (Anggu) mendapatkan kembali proyek yang diinginkannya di tahun 2021,” sebutnya di Gedung Merah Putih, Jakarta, Minggu dini hari (28/02/2021).

Selain itu, dia juga mengungkapkan jika Nurdin Abdullah diduga pernah menerima uang dari kontraktor lainnya. Jumlahnya kurang lebih Rp3,4 miliar sejak akhir 2020 lalu.

“Pada akhir tahun 2020, NA menerima uang sebesar Rp200 juta. Pertengahan Februari 2021, NA melalui SB (ajudan) menerima uang Rp1 miliar. Awal Februari 2021, NA melalui SB (ajudan) menerima uang Rp2,2 miliar,” beber Firli.

Anggu dan Nurdin Abdullah lanjut Firli, sudah sejak lama saling mengenal. Dan bahkan beberapa kali menangani sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Sulsel.

Di tahun 2019 lalu misalnya, Anggu mengelola anggaran DAK Penugasan senilai Rp28,9 miliar untuk menjalankan proyek peningkatan ruas jalan Palampang-Munte-Bontolempangan di Kabupaten Sinjai-Bulukumba.

Lalu di tahun 2020 kemudian, Anggu lagi-lagi mengelola dana DAK Rp15,7 miliar untuk pembangunan jalan yang sama di Palampang-Munte-Bontolempangan.

“(Juga) pembangunan jalan ruas Palampang-Munte-Bontolempangan 1 paket (APBD Provinsi) dengan nilai Rp19 miliar,” ungkap Firli.

Bahkan pembangunan jalan, pedestrian dan penerangan jalan di kawasan Wisata Bira tahun 2020 senilai Rp20,8 miliar juga masih dikelola oleh Anggu. Yang anggarannya berasal dari bantuan keuangan Pemprov Sulsel untuk Pemkab Bulukumba.

Selanjutnya, rehabilitasi jalan parkiran 1 dan pembangunan jalan parkiran 2 Kawasan Wisata Bira.

“(Itu) bantuan keuangan Prov Sulsel 2020 ke kabupaten Bulukumba TA 2020 dengan nilai proyek Rp7,1 miliar,” tutup Firli menambahkan. (*)

 Komentar

 Terbaru

Kadishub Barru Dipolisikan Stafnya, Dugaan Pencabulan
Hukum & Kriminal20 April 2021 21:22
Kadishub Barru Dipolisikan Stafnya, Dugaan Pencabulan
Kapolres Barru, AKBP Gregorius Liliek Tribhawoni Iryanto membenarkan perihal laporan itu....
Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Pemerintahan20 April 2021 20:44
Sinyal Pergantian Seluruh Direksi Perusda di Makassar Menguat
Konstribusi perusda masih rendah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga perlu penyegaran. Diawali dengan tahap evaluasi kinerja seluruh direk...
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
News20 April 2021 20:12
Mensos Santuni Korban Bom Gereja Katedral Makassar
Dalam keterangannya, Risma menyebut, jika kondisi tiga korban mulai membaik. Hanya saja masih membutuhkan perawatan lanjutan....
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
News20 April 2021 19:41
6 Imigran di Makassar Diamankan Provokasi Larangan Berkendara
Peran keenam Imigran tersebut sebagai provokator. Berupaya menghalang-halangi petugas saat hendak mengamankan motor di Wisma KPI....