Logo Lintasterkini

Janjikan Kerja di Morowali, Warga Makassar Tipu Puluhan Orang

Maulana Karim
Maulana Karim

Senin, 28 Juni 2021 21:57

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MAKASSAR– Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar menangkap seorang pria berinisial IM (27). Pria itu ditangkap lantaran telah telah menipu puluhan pekerja dari berbagai daerah.

Modus warga BTN Pepabri Sudiang, Blok A7, Makassar itu dengan menjanjikan pekerjaan di Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Morowali, Sulawesi Tengah.

“Pelaku ini diduga telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap puluhan masyarakat yang ditampung dalam sebuah rumah,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/6/2021) sore.

Di TKP (tempat kejadian perkara), kata Jamal, pihaknya menemukan 50 sampai 70 orang yang ditampung di satu rumah.

“Mereka yabg ditampung ini dijanjikan mendapatkan pekerjaan di Kendari dan Morowali. Namun setelah beberapa lama, beberapa orang tersebut tidak diberangkatkan,” katanya

Jamal menjelaskan, bahwa penipuan ini bermula dari keresahan puluhan calon pekerja yang ditampung di salah satu rumah mewah di Jl Hertasning, Makassar.

“Puluhan pekerja dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel dan beberapa provinsi lain ditampung pelaku dengan dalih menjalani masa karantina sebelum diberangkatkan ke perusahaan tambang di Morowali,” ungkapnya

Saat tiba jadwal pemberangkatan, lanjut Jamal, puluhan calon pekerja itu tidak kunjung diberangkatkan oleh IM yang mengaku sebagai jasa penyalur tenaga kerja.

“Sejumlah orang ini merasa ditipu dan melaporkan ke kami. Kita mengamankan tidak lebih dari 24 jam, mereka (korban) membayar sekitar ada Rp 2 juta dan Rp 1 juta,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Jamal, pihaknya juga mengamankan 55 keping KTP dan sejumlah berkas lamaran kerja para calon pekerja malang itu.

“Modusnya, pelaku IM ini memang hanya membujuk rayu korban, memang tidak ada pekerjaan dan tidak ada pemberangkatan, sehingga para korban merasa ditipu,” beber mantan Kapolsek Panakkukang itu.

Dari hasil interogasi, kata dia, IM mengaku nekat melakukan aksi penipuan itu setelah tidak lagi bekerja di tempat kerjanya di Morowali.

“Dia pernah karyawan di Morowali sampai bulan 4 kemarin. Dan sekarang sudah menganggur,” kata Jamal.

Dalam aksinya itu, lanjut Jamal, IM telah merekrut total 89 orang calon pekerja.

“89 orang telah direkrut. Kalau dirincihkan dari Makassar ada 18 orang, standby di Makassar ada 55 orang,” paparnya

Adapun metoder perekrutan yaitu melalui pesan berantai atau dari teman ke teman. Perekrutan itu dilakukan, saat perusahaan yang disebutnya tidak membuka lowongan kerja.

“Dari teman ke teman. Tidak ada blangko yang ditawarkan. Hanya dari mulut ke mulut. Iya (hanya akal-akalan). dari teman dia dijanji, tapi dari teman itu yang merekrut. Dia juga dan saya carikan orang,” tuturnya.

“Pelaku ini juga mengaku, mematok tarif beragam kepada calon pekerja. Mulai dari kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 3 juta,” bebernya

Atas perbuatannya, pelaku IM dijerat Pasal 378 KUHPidana serta pasal 187 subsider pasal 37 ayat 1 UUD No 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, puluhan calon pekerja dari beberapa daerah diduga menjadi korban penipuan oleh pria berinsial IS.

Pasalnya, para calon pekerja itu sudah 20 hari ditampung di Kota Makassar namun tidak kunjung diberangkatkan.

Mereka ditampung di sebuah ruma mewah, Jl Hertasning, Kecamatan Rappocini, Makassar. (*)

 

Penulis : Mul

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal02 Agustus 2021 14:11
Polda Sulsel Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Korupsi RS Batua Makassar
MAKASSAR– Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) resmi telah mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Saki...
Nasional02 Agustus 2021 13:57
Duh! Akibat Pandemi Corona, Lion Group Rumahkan Ribuan Karyawan
JAKARTA– Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang hingga saat ini masih saja belum usai, akhirnya membuat berbagai perusahaan menjadi terpuruk. Sepe...
Bersama Melawan Covid-1902 Agustus 2021 10:53
Jaga Prokes, Petugas Gabungan Razia di Perbatasan Makassar-Gowa
Setiap pengendara yang tidak memakai masker diberhentikan petugas. Mereka diminta untuk memakai masker yang benar. Tidak hanya itu, petugas juga menge...
News01 Agustus 2021 21:52
Yusran Jusuf Bangun Yayasan TernaKita Satu Kambing untuk Satu Anak Yatim
MAROS — Mantan Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf rupanya tidak hanya kembali ke dunia akademisi untuk mengabdikan dirinya kepada mahasiswa. Tetapi...