Logo Lintasterkini

Viral Jembatan Gantung Rusak di Mamasa, Wagub Sulbar Beri Atensi

Andi Nur Isman
Andi Nur Isman

Senin, 28 Juni 2021 13:51

Pelajar SD menyeberangi jembatan gantung rusak di Desa Pamoseang, Mamasa, Sulawesi Barat, dengan cara bergelantungan. Foto: Dok. Istimewa
Pelajar SD menyeberangi jembatan gantung rusak di Desa Pamoseang, Mamasa, Sulawesi Barat, dengan cara bergelantungan. Foto: Dok. Istimewa

MAMASA — Jembatan gantung yang viral di Desa Pamoseang, Kecamatan Mambu, Kabupaten Mamasa mendapat respons pemerintah. Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar mengaku akan menelusurinya.

Enny menuturkan Pemprov Sulbar akan menelusuri kebenaran video dan foto siswa yang harus bergelantungan melewati jembatan gantung yang rusak demi menyeberangi Sungai Mambi.

“Makanya kita bertanya kenapa ada foto anak sekolah viral pergi sekolah, sementara tidak ada anak pergi sekolah dan juga masa liburan. Makanya kita akan survei dulu, kita lihat kejelasannya dulu harus ke lokasi, tidak hanya membaca di berita dan foto-foto. Keputusannya kita ambil setelah melihat ke lokasi,” kata Enny dilansir Sulbar Kini, Senin (28/6/2021).

Dia menilai video dan foto-foto anak sekolah yang bertaruh nyawa dengan bergelantungan di jembatan sudah lama.

“Saya kira foto-foto viral itu bukan saat ini, foto waktu lalu. Setahu saya begitu karena sudah beberapa kali diangkat,” ucap dia.

Menurut Enny, jembatan gantung di Desa Pamoseang merupakan tanggung jawab Pemkab Mamasa. Kendati demikian, Pemprov Sulbar telah mengirim tim ke Mamasa untuk meninjau dan berkoordinasi dengan Bupati Mamasa.

“Ada tim kita kirim tentunya melalui Bupati Mamasa. Kita akan bertanya ke Bupati Mamasa dulu bagaimana tanggapannya beliau, karena itu daerah kekuasan Bupati Mamasa,” ujarnya.

“Tentu kita akan berkoordinasi Bupati Mamasa apa mau mengerjakan ataukah mereka tidak sanggup, tentu ada kebijakan yang akan kita lakukan,” sambung Enny.

Sebelumnya, dalam video viral berdurasi 2 menit 22 detik yang diunggah Yusuf DM Pasamboan di akun media sosialnya, terlihat warga setempat harus bertaruh nyawa dengan cara bergelantungan di jembatan yang rusak demi menyeberangi sungai dengan aliran air yang cukup deras itu.(*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal25 Juli 2021 21:23
Tak Diberi Uang Saat Mau Gadai Barang, Penjual Ikan di Pinrang Tikam Korbannya Pakai Badik
PINRANG– Seorang pria berinisial NA 34 tahun di Kabupaten Pinrang diringkus polisi usai melakukan penganiayaan dengan menikam korbannya mengguna...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 20:12
Gara-gara Tersinggung, Dua Pria di Pinrang Aniaya Tiga Pemuda Pakai Celurit
PINRANG– Dua pria di Kabupaten Pinrang diamankan jajaran Resmob Satreskrim Polres Pinrang lantaran telah melakukan pengeroyokan. Kedua pria itu ...
Hukum & Kriminal25 Juli 2021 16:24
Kenalan Lewat Game Online, Pemuda Sidrap Setubuhi dan Bawa Lari Gadis di Bawah Umur
MAKASSAR– Unit Jatanras Kepolisian Resor Kota Besar Makassar berhasil mengamankan seorang pemuda yang melarikan anak di bawah umur. Pelaku adala...
News25 Juli 2021 13:27
Besok, Makassar Sudah Terapkan PPKM Level IV, Apa Saja yang Dibatasi?
Dalam rapat tersebut terungkap penerapan PPKM level IV juga akan diberlakukan di Sulawesi Selatan ( Sulsel ). Untuk di Makassar, pemberlakuan dilaksan...