Logo Lintasterkini

Dua Mayat yang Ditemukan Di Sidrap Ternyata Pasutri

Muh Syukri
Muh Syukri

Senin, 29 Mei 2017 05:03

Lokasi penemuan mayat
Lokasi penemuan mayat

SIDRAP – Dua sosok mayat yang ditemukan warga Kecamatan Maritengngae kabupaten Sidrap, Minggu (28/5/2016), di dua saluran irigasi berbeda ternyata adalah Pasangan Suami Isteri (Pasutri).

Itu berdasarkan keterangan kerabat dekat kedua korban setelah identitas keduanya diketahui.

Sepertu yang telah diberitakan lintasterkini.com sebelumnya, penemuan mayat pertama terjadi di saluran irigasi kampung Tanete Allakuang Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap sekira pukul 10.30 Wita.

Identitas mayat berjenis kelamin perempuan ini akhirnya diketahui setelah petugas menemukan KTP, Hand Phone dan sejumlah uang tunai dari saku celananya. Korban diketahui bernama Wahida (27), beralamat di Kampung Cenrana Desa Carawali Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong saat dikonfirmasi awak media.

“Dari KTP-nya, kita sudah ketahui identitas korban. Wahida merupakan warga Kampung Cenrana Desa Carawali Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap,” jelas Anita Taherong dalam keterangannya.

Kejelasan akan kedua mayat ditemukan ini adalah Pasutri berdasarkan keterangan Mandar, salah seorang kerabat dekat kedua korban setelah berhasil mengenali mayat Tillang (28) yang ditemukan warga mengapung di saluran irigasi Kampung Sereang Kecamatan Maritengngae sekira pukul 14.30 Wita. Hal itu juga dikuatkan dengan identitas Tillang yang beralamat sama dengan Wahida.

Namun yang menjadi persoalan selanjutnya, saat Mandar mencoba mempertanyakan keberadaan anak korban yang masih berusia 3 tahun. Pasalnya kata Mandar, Tillang bersama Ida sewaktu berangkat meninggalkan rumahnya menuju ke rumah bosnya di kampung Manisa Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap juga membawa serta anaknya yang masih berusia 3 tahum.

Mandar menuturkan, korban yang berangkat dengan berboncengan sepeda motor bersama anaknya melintasi pinggiran saluran irigasi Cenrana, Desa Carawali Kecamatan Watang Pulu Sidrap di hari Jum’at (26/5/2017) malam lalu, dan sejak itu korban belum kembali ke rumahnya hingga akhirnya mayat kedua korban ditemukan mengapung dan membusuk di dua lokasi saluran irigasi yang berbeda.

Informasi terakhir yang diperoleh lintasterkini.com dari Satuan Reskrim Polres Sidrap yang menangani kasus ini, dugaan sementara, Pasutri ini terjatuh ke saluran irigasi bersama sepeda motornya, namun anak korban beserta sepeda motornya belum ditemukan. (*)

 Komentar

 Terbaru

Perbaikan Jalan Dianggarkan Pemkot, Metro Tanjung Bunga Malah Beralih ke Provinsi
News25 Februari 2021 15:18
Perbaikan Jalan Dianggarkan Pemkot, Metro Tanjung Bunga Malah Beralih ke Provinsi
Pemkot Makassar telah menyiapkan anggaran perbaikan jalan tersebut di tahun 2021, nilainya kurang lebih Rp210 miliar....
LIRA Sulsel Sorot Pembangunan Twin Tower: Ditender Sebelum HPL Terbit
News25 Februari 2021 14:13
LIRA Sulsel Sorot Pembangunan Twin Tower: Ditender Sebelum HPL Terbit
Biaya pembangunan menara kembar ini mencapai Rp1,9 triliun berasal dari investor. Dan telah dicanangkan di 2020 lalu....
PFI Sesalkan Arogansi Petugas di Rujab Gubernur Usir Wartawan
News25 Februari 2021 13:22
PFI Sesalkan Arogansi Petugas di Rujab Gubernur Usir Wartawan
Larangan untuk meliput kegiatan gladi tersebut, atas perintah Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah....
Polrestabes Makassar Launching Innovasi E-SIRION Pelayanan SIM, Ini Kata Masyarakat
News25 Februari 2021 12:42
Polrestabes Makassar Launching Innovasi E-SIRION Pelayanan SIM, Ini Kata Masyarakat
Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Fathur Rochman mengatakan bahwa Innovasi E- SIRION ini tidak lain untuk mendukung program 100 hari kerja Kapol...