Logo Lintasterkini

Tantangan Ekonomi Tahun 2025 Lebih Berat, Sekda Sulsel Jufri Rahman Minta TPAKD Optimalkan Program OJK

Fakra
Fakra

Sabtu, 31 Agustus 2024 08:24

Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Timur, yang digelar OJK di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis, 29 Agustus 2024.(Foto:ist)
Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Timur, yang digelar OJK di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis, 29 Agustus 2024.(Foto:ist)

MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengungkapkan, jika kondisi perekonomian pada tahun 2025 akan lebih berat dibanding saat ini.

Karena itu, pemerintah, khususnya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) harus lebih optimal menjalankan program-program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Karena kondisi keuangan kita, saya pinjam istilah Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) dalam setiap rapat di Istana beliau mengatakan kondisi fiskal kita sedang tidak baik-baik saja. Karena itu kita harus siap siaga, bahkan ada statement beliau yang seperti mengancam bahwa 2025 itu akan lebih berat (kondisi ekonomi) dibandingkan 2024 dan itu tantangan untuk pemerintahan baru yang akan datang,” jelas Jufri Rahman, saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Timur, yang digelar OJK di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis, 29 Agustus 2024.

Jufri Rahman mengungkapkan, rapat koordinasi TPAKD ini menentukan pembangunan di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan. Sehingga, peran OJK sangat penting dalam memberikan edukasi, literasi, dan inklusi keuangan kepada masyarakat.

“Sementara terkait dengan seluruh program-program OJK segera dievaluasi, dan kalau itu berhasil segera direplikasi di seluruh kawasan,” ungkapnya.

Selain itu, Jufri Rahman berharap agar OJK bisa turun langsung ke masyarakat dan mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat saat ini. Dan kepada TPAKD, untuk dapat menjalankan program-program OJK secara optimal, untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, baik secara nasional maupun untuk Kawasan Sulampua.

Sementara itu, Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan, memperkuat perekonomian, dan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional di wilayah timur Indonesia.

Iapun melaporkan tingkat perekonomian di regional Sulampua tumbuh pada angka 6,74 persen atau berada diatas angka pertumbuhan ekonomi nasional 5,07 persen.

Turut hadir, Direktur Inklusi Keuangan OJK Edwin Nurhadi, dan Kasubdit BUMD, Lembaga Keuangan, dan Aneka Usaha, Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah, Bambang Ardianto.

Dari Pemprov Sulsel, hadir Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Aziz Bennu, dan Kepala Bidang Komunikasi dan Humas Diskominfo Sulsel, Fitra.(***)

 Komentar

 Terbaru

News03 April 2025 21:01
Ratusan Warga Hadiri Open House Wali Kota Munafri di Hari Kedua Lebaran
MAKASSAR, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menggelar open house dalam rangka halal bihalal di hari kedua Idul Fitri 1446 H, yang ber...
Hukum & Kriminal03 April 2025 14:41
Warga Pinrang Kembali Digegerkan Penemuan Mayat Seorang Remaja Perempuan
PINRANG — Hanya sehari berselang setelah penemuan mayat seorang remaja perempuan di sebuah areal persawahan di Desa Bungi Kecamatan Duampanua pa...
News02 April 2025 23:09
Ratusan Keturunan Opu Kumullah Dg Pahare Gelar Pertemuan Akbar di Bulu Paria
SINJAI – Ratusan keturunan Opu Kumullah Daeng Pahare (Hija Opu Kumullah Dg Pahare) menggelar pertemuan akbar pertama di Bulu Paria, Desa Aska, K...
News02 April 2025 18:31
Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Infrastruktur Kunci Investasi dalam Tudang Sipatangngareng di Bone
BONE – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa infrastruktur merupakan faktor utama dalam mendorong investasi dan keseja...