Logo Lintasterkini

Sebanyak 1,8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tahap II Tiba di Indonesia

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Jumat, 01 Januari 2021 16:38

Vaksin Sinovac Tahap II tiba di Indonesia.
Vaksin Sinovac Tahap II tiba di Indonesia.

JAKARTA — Menutup tahun 2020, Pemerintah Indonesia mendatangkan tambahan vaksin Covid-19 sebanyak 1,8 juta dosis. Vaksin produksi Sinovac ini tiba di Indonesia melalui bandar udara Soekarno Hatta Tangerang, Provinsi Banten, Kamis, (31/12/2020, sekira pukul 11:55 WIB dengan pesawat Boeing 777-300 ER dari maskapai Garuda Indonesia.

Hadir saat penjemputan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, vaksin yang dimuat dalam 11 buah Envirotrainer, peti kemas berpendingin, yang kemudian dibawa ke warehouse Garuda Indonesia terlebih dahulu untuk dilakukan pengisian ulang daya Envirotainer.

Rencananya, vaksin akan langsung dibawa dengan 4 buah truk flatbed ukuran 40 feet untuk disimpan di lokasi penyimpanan khusus milik Bio Farma di Bandung untuk penyimpanan sesuai dengan protokol penyimpanan vaksin secara aman sesuai dengan standar WHO. Kedatangan vaksin ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya 1,2 juta vaksin Sinovac tiba pada 6 Desember 2020 lalu.

Kedatangan vaksin Sinovac tahap II ini, sehingga menambah ketersediaan vaksin bentuk jadi asal Sinovac menjadi 3 juta dosis. Selanjutnya akan diikuti dengan pengiriman suplai vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku (bulk) sebanyak 140 juta dosis secara bertahap dimulai dari bulan Januari 2021.

Sehari sebelumnya, pemerintah melalui Holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) Tbk. menandatangani kesepakatan suplai vaksin Covid-19 dari Novavax – pengembang vaksin dari Amerika dan Kanada, dan AstraZeneca – pengembang vaksin dari Inggris dan Jerman, masing-masing 50 juta dosis dengan opsi penambahan 80 juta dosis vaksin Novavax dan 50 juta dosis vaksin AstraZeneca.

Berbagai tonggak penting yang dicapai dalam beberapa pekan hingga penghujung tahun ini merupakan wujud komitmen dan kerja nyata pemerintah – yang didukung seluruh elemen bangsa. Upaya keras pemerintah ini untuk memenuhi kebutuhan dan melindungi masyarakat Indonesia dari risiko serta pandemi COVID-19.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai kedatangan vaksin menyatakan, Presiden Joko Widodo menugaskan pemerintah untuk selama liburan tahun baru ini terus bekerja keras agar vaksinasi nasional bisa berjalan sebaik-baiknya melayani seluruh masyarakat.

“Hari ini kita menyaksikan kedatangan tahap ke-2 vaksin Sinovac ke Indonesia. Insya Allah dengan doa seluruh rakyat Indonesia, kami harapkan sebelum rakyat Indonesia kembali masuk bekerja di bulan Januari vaksin ini sudah bisa kami distribusikan ke-34 Provinsi di seluruh Indonesia untuk kita bisa memulai program vaksinasi bagi para tenaga kesehatan kita,” ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin. (*)

 Komentar

 Terbaru

KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Tersangka Kasus Suap
Hukum & Kriminal28 Februari 2021 02:39
KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Tersangka Kasus Suap
Firli lalu bilang, KPK akan mengusut kasus dugaan korupsi lainnya atas informasi yang diterima dari masyarakat....
Kontraktor yang Terjaring OTT Disebut Dekat dengan Nurdin Abdullah
News28 Februari 2021 01:18
Kontraktor yang Terjaring OTT Disebut Dekat dengan Nurdin Abdullah
Hal itu diungkap Kadir Halid, yang saat itu menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket 2019....
Belum Ada Kabar Kepulangan Nurdin Abdullah, ini Kata Jubirnya
Hukum & Kriminal27 Februari 2021 23:52
Belum Ada Kabar Kepulangan Nurdin Abdullah, ini Kata Jubirnya
Nurdin Abdullah hingga saat ini masih dalam pemeriksaan bersama Edy dan empat orang lainnya....
Beli HP Curian, Pria di Makassar Ikut Diringkus
Hukum & Kriminal27 Februari 2021 23:29
Beli HP Curian, Pria di Makassar Ikut Diringkus
HD (Penadah) dijerat dengan pasal 480 KUHPidana tentang penadahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara....