Logo Lintasterkini

Ketua NasDem Makassar Klarifikasi Isu Kekalahan SEHATI di Pilwalkot, Ternyata…

Muh Syukri
Muh Syukri

Minggu, 01 Desember 2024 17:13

Andi Rachmatika Dewi. (ist)
Andi Rachmatika Dewi. (ist)

MAKASSAR – Ketua DPD NasDem Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi (Cicu), merespons pernyataan calon Wali Kota Andi Seto Gadhista Asapa terkait kekalahan pasangan SEHATI (Seto-Rezki Mulfiati Lutfi) di Pilwalkot Makassar, Sulawesi Selatan. Seto sebelumnya mengaku kekalahannya disebabkan oleh kepercayaan yang salah kepada seseorang di tim pemenangan.

Cicu menegaskan, oknum yang dimaksud Seto bukanlah kader NasDem.

“Saya rasa bukan, ya. Sebab, saat konferensi pers kemarin, semua kader NasDem hadir. Lebih baik langsung dikonfirmasi saja ke beliau siapa yang dimaksud,” ujar Cicu.

Sebagai ketua tim pemenangan SEHATI, Cicu mengaku tidak mengetahui siapa oknum yang dituding menjadi penyebab kekalahan tersebut. Namun, ia memastikan bahwa pihak NasDem tidak terlibat.

“Saya tidak tahu soal itu. Yang jelas, oknum yang disinggung tersebut bukan dari kader NasDem,” tegasnya.

Tanggapan soal Perolehan Suara di Pilwalkot dan Pilgub

Cicu juga menanggapi perbedaan perolehan suara antara pasangan SEHATI di Pilwalkot Makassar dan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) di Pilgub Sulsel. Dalam hitung cepat, Andalan Hati berhasil unggul di Makassar dibanding lawannya, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Azhar Arsyad.

“Pilgub dan Pilwalkot adalah dua arena yang berbeda. Di Pilgub, koalisi partai jauh lebih besar dibandingkan dengan Pilwalkot. Hal ini memengaruhi hasil perolehan suara,” jelasnya.

Pasangan SEHATI didukung oleh empat partai politik, yaitu NasDem, Gerindra, PAN, dan PSI. Sementara itu, pasangan Andalan Hati diusung oleh sepuluh partai, termasuk empat partai pengusung SEHATI.

“Faktor jumlah partai pengusung tentu menjadi motor penggerak yang membantu Andalan Hati meraih suara lebih besar di Makassar,” tambah Cicu.

Pernyataan Seto Soal Kekalahan

Sebelumnya, Andi Seto menyampaikan bahwa kekalahan SEHATI di Pilwalkot Makassar terjadi karena kesalahan dalam mempercayai seseorang di timnya.

“Mohon maaf, saya tidak bisa menyelesaikan hal ini karena saya salah percaya kepada seseorang yang akhirnya membuat kami tidak bisa menuntaskan perjuangan ini seperti yang diharapkan,” ujar Seto dalam konferensi pers di posko pemenangan SEHATI, Kamis (28/11).

Seto juga meminta para relawan dan simpatisan untuk tidak saling menyalahkan atas hasil yang kurang memuaskan.

“Bukan salah teman-teman, ini salah saya sebagai calon wali kota yang mungkin kurang tepat mengambil keputusan. Saya hanya bisa meminta maaf, semoga teman-teman dapat menerima ini,” tutupnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Hukum & Kriminal04 Januari 2026 22:52
Keluarga Korban Apresiasi Kepedulian Frederik Kalalembang, Harap Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Hengky Rumba
SUBANG — Pihak keluarga almarhum Hengky Rumba (66), warga Toraja yang ditemukan tewas dengan dugaan pembunuhan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, meny...
News04 Januari 2026 20:14
812 Kelompok Tani Sulsel Terima Alsintan, Gubernur Sulsel: untuk Wujudkan Swasembada Pangan
MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan Pemerintah P...
Hukum & Kriminal04 Januari 2026 18:52
Anggota Komisi III DPR RI Frederik Kalalembang Respon Cepat Kasus Pembunuhan Warga Toraja di Subang, Minta Masyarakat Tetap Tenang
SUBANG — Penemuan jenazah Hengky Rumba (66), warga asal Toraja dalam kondisi mengenaskan di sebuah kebun di Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengundang...
Pendidikan04 Januari 2026 15:23
Perkuat Deep Learning, SMA Islam Athirah Bukit Baruga Siapkan Guru Hadapi Era Society 5.0
MAKASSAR — SMA Islam Athirah Bukit Baruga terus memperkuat kualitas pembelajaran dengan menggelar In House Training (IHT) bertema “Penguatan Prose...