Logo Lintasterkini

Kadivre Bulog Sulselbar: Harga Gabah Tidak Anjlok

Muh Syukri
Muh Syukri

Sabtu, 02 April 2016 18:18

ilustrasi
ilustrasi

PINRANG – Polemik anjloknya harga gabah di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Pinrang yang mengundang keresahan petani dan akhirnya berujung aksi demonstrasi ternyata ditanggapi biasa saja oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) selaku pihak perwakilan pemerintah.

Seperti yang telah diberitakan lintasterkini.com, setelah dua kali menggelar aksi demonstrasi ke DPRD Kabupaten Pinrang terkait permasalahan gabah, ratusan petani Pinrang yang tergabung dalam kelompok tani (KTNA) bersama perwakilan Pengusaha Penggilingan padi (Perpadi) Kabupaten Pinrang akhirnya terpaksa memilih jalan berdemonstrasi ke gedung DPRD Provinsi Sulsel, Senin (21/3/2016), dua pekan lalu.

Kepala Divisi Regional (Kadivre) Bulog Sulselbar, Andi Muis Ali yang dikonfirmasi, Jumat (1/4/2016) sore di salah satu Warkop di Kota Pinrang dengan tegas menyatakan jika harga gabah di tingkat petani masif relatif stabil dan tidak bisa dikategirikan anjlok.

“Harga gabah tidak anjlok. Sesuai harga yang ditetapkan Pemerintah berdasarkan Inpres Nomor 5, harga gabah (GKP) Rp 3.700 per Kg, dimana harga sekarang masih di atasnya, dikisaran Rp 4000 hingga Rp 4500 per Kg,” terang Andi Muis.

Namun Andi Muis mengakui, memang terjadi penurunan harga gabah jika dibandingkan tahun kemarin yang sempat menembus angka Rp 5100 per Kg.

“Harus dipahami oleh semua pihak, lonjakan harga gabah di tahun 2015 kemarin dipengaruhi serangan El Nini, dimana banyak daerah yang areal pertanian padinya gagal panen sehingga permintaan yang lebih tinggi dibanding hasil produksi otomatis memicu kenaikan harga jual panen ditingkat petani,” ungkapnya.

Andi Muis menambahkan, dengan kondisi sekarang dimana panen raya lagi berlangsung di sejumlah daerah dan El Nini juga telah berlalu, otomatis harga gabah kembali normal.

” Seandainya harga gabah ditingkat petani Pinrang dibawah Rp 3700, kami pastu bertindak karena secara aturan itu sudah dibenarkan. Mohon teman teman petani paham akan hal ini, termasuk para pimpinan daerahnya sehingga gejolak keresahan ini bisa teredam dengan baik”, pungkasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Miniatur F8 Bakal Sambut Muhibah Budaya dan Festival Rempah 2021
Wisata dan Budaya22 April 2021 04:23
Miniatur F8 Bakal Sambut Muhibah Budaya dan Festival Rempah 2021
Danny Pomanto mengapresiasi dan mendukung rencana festival pelayaran tersebut....
5 Pasangan Bukan Pasutri Kepergok Pesta Miras di Gowa
Ramadhan22 April 2021 03:39
5 Pasangan Bukan Pasutri Kepergok Pesta Miras di Gowa
Tim UKL 02 telah mengamankan lima pasangan pria dan wanita di salah satu indekos di wilayah Kecamatan Somba Opu....
Danny Maknai Hari Kartini Teladan Emansipasi Wanita Masa Kini
News22 April 2021 03:35
Danny Maknai Hari Kartini Teladan Emansipasi Wanita Masa Kini
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto menyampaikan harapannya pada peringatan Hari Kartini, Rabu (21/04/2021)....
Di Hari Kartini, Kapolsek Parangloe Berbagi Sembako ke Warga
News22 April 2021 00:38
Di Hari Kartini, Kapolsek Parangloe Berbagi Sembako ke Warga
Tidak hanya menyasar keluarga prasejahtera, bantuan bingkisan sembako itu juga diberikan kepada marbot Masjid....