Logo Lintasterkini

Indonesia Darurat, Warning: Patuhi 3M!

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Rabu, 06 Januari 2021 21:34

Darurat, keterisian tempat tidur sudah di atas 70%.
Darurat, keterisian tempat tidur sudah di atas 70%.

JAKARTA — Paska libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021, data jumlah pasien Covid-19 terlihat mengalami peningkatan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, peningkatan kasus virus corona itu berdasarkan data keterisian tempat tidur ruang ICU dan ruang isolasi di berbagai rumah sakit di Indonesia.

“Jika dilihat pada tren perkembangannya, keterisian ruang ICU dan isolasi secara nasional semakin meningkat dan mengkhawatirkan. Di beberapa daerah keterisian tempat tidur per 2 Januari, sudah melebihi 70%,” ungkap Wiku saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Keterisian tempat tidur bagi perawatan pasien Covid-19 yang sudah terisi melebihi 70 persen sebut misalnya terjadi di provinsi DKI Jakarta 84,74%, Banten 84,52%, DI Yogyakarta 83,36%, Jawa Barat 79,77%, Sulawesi Barat 79,31%, Jawa Timur 78,41%, Jawa Tengah 76,27%, Sulawesi Selatan 72,40% dan Sulawesi Tengah 70,59%. Hal ini menurut Wiku harusnya menjadi peringatan (warning) bagi semua pihak.

Dengan fakta tersebut bahwa keterisian tempat tidur sudah melampaui 70%, sebenarnya menjadi warning bahwa di Indonesia sedang dalam keadaan darurat. Warning itu ditandai dengan ketersediaan tempat tidur yang semakin berkurang jumlahnya.

Ia juga mengingatkan lagi, sisa tempat tidur yang masih ada belum tentu bisa digunakan semua oleh pasien yang membutuhkan perawatan. Alasan dia, karena terbatasnya tenaga kesehatan di rumah sakit.

Dari data yang ada, Wiku menyebut hingga saat ini sudah tercatat ada 237 dokter yang meninggal dunia dalam menjalankan tugas kemanusiaannya menangani pasien yang terinfeksi pandemi. Menurut dia, jika masyarakat terus mengabaikan dan tidak menerapkan disiplin protokol kesehatan 3M yang ketat, maka fasilitas kesehatan yang ada tidak akan cukup menangani kasus-kasus baru.

“Satu-satunya cara adalah dengan mencegah penularan dan menjalankan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” pesan Wiku. (*)

 Komentar

 Terbaru

9 Fraksi di Komisi III DPR RI Setuju Komjen Listyo Jabat Kapolri
Nasional20 Januari 2021 17:27
9 Fraksi di Komisi III DPR RI Setuju Komjen Listyo Jabat Kapolri
Rabu (20/01/2021) tadi, Komjen Listyo mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan di Komisi III DPR RI....
CSC Indonesia Turut Bantu Korban Gempa Sulbar
News20 Januari 2021 17:06
CSC Indonesia Turut Bantu Korban Gempa Sulbar
Sebelum bantuan itu diberangkatkan lanjut Deby, pihaknya terus berkoordinasi dengan relawan dokter IDI Makassar...
Kabur ke Hutan, Dua Pencuri Tabung Gas di Barru Dibekuk
Hukum & Kriminal20 Januari 2021 16:40
Kabur ke Hutan, Dua Pencuri Tabung Gas di Barru Dibekuk
Aksi keduanya juga terungkap, tidak hanya di Barru. Juga pernah melakukan aksi serupa di Pangkep baru-baru ini....
Jambret di Bulukumba Ditembak, Penadah Ikut Diringkus
Hukum & Kriminal20 Januari 2021 16:10
Jambret di Bulukumba Ditembak, Penadah Ikut Diringkus
Dayat adalah terduga jambret. Betis kaki kanannya ditembak saat polisi melakukan pengembangan....