JAKARTA — Di tengah dinamika birokrasi yang kian menuntut ketegasan sekaligus kejernihan nurani, wajah baru di jajaran Eselon I Kementerian Dalam Negeri diisi oleh purnawirawan Polri dengan rekam jejak kepemimpinan yang matang. Ia adalah Irjen Pol (P) Drs. Yudawan R, SH, MH, figur yang datang bukan hanya membawa pengalaman, tetapi juga ketenangan, integritas, dan disiplin pengabdian yang teruji waktu.
Sepanjang kariernya di Kepolisian Negara Republik Indonesia, Yudawan menapaki berbagai jabatan strategis yang menuntut ketegasan sekaligus kebijaksanaan. Salah satu yang menonjol adalah saat dipercaya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Wakapolda Kaltim), posisi yang menempatkannya pada persimpangan penting antara pengendalian organisasi, kepemimpinan lapangan, dan koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain Wakapolda Kaltim, Yudawan juga pernah mengemban penugasan penting lainnya, antara lain sebagai Kapolres Sukoharjo, Direktur Intelkam Polda Maluku Utara, mantan Karo SDM Polda Metro Jaya dan Karo Psikologi SDM Polri. Rangkaian penugasan tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang tegas namun komunikatif, kuat dalam prinsip namun lentur dalam pendekatan, sebuah fondasi yang kini relevan dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Baca Juga :
- Pelaku Pembunuhan Warga Toraja di Subang Diamankan, Anggota Komisi III DPR RI Frederik Kalalembang Apresiasi Gerak Cepat Polisi
- Komisi III DPR Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden, Disebut Sudah Final Pasca Reformasi
- Mantan Kapolda Sulsel dan Eks Kapolrestabes Makassar, Rusdi Hartono Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen Pol
Latar belakang akademik sebagai Sarjana Hukum dan Magister Hukum semakin menegaskan kapasitas Yudawan dalam membaca persoalan birokrasi dan kebijakan publik secara utuh. Ia tidak hanya memahami teks regulasi, tetapi juga konteks dan dampaknya di lapangan, menjadikannya figur yang mampu menjembatani norma hukum dengan realitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Irjen Pol (P) Drs. Yudawan R, SH, MH saat dilantik menjadi eselon satu oleh Sekjen Kemendagri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si
Dalam perannya sebagai Pengawas Utama Pemerintahan Daerah atau PPUPD Ahli Utama, Yudawan mengemban tanggung jawab pengawasan teknis fungsional atas penyelenggaraan urusan pemerintahan konkuren di daerah. Melalui review, monitoring, evaluasi, dan pemeriksaan terhadap perencanaan, pelaksanaan, hingga dampak kebijakan, pengawasan diarahkan untuk memastikan ketaatan pada norma, standar, prosedur, dan kriteria, sekaligus menjaga mutu penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk pemerintahan desa.
Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Daerah sebagaimana diatur didalam UU no 23 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah no. 12 tahun 2017. Pada level ini, peran Yudawan bukan sekadar administratif, melainkan strategis, menjadi penentu arah dan mutu pengawasan, sekaligus penjaga marwah akuntabilitas pemerintahan daerah.
Perjuangan dan Lolos Open Bidding
Untuk diketahui bahwa Irjen Pol (P) Drs. Yudawan R, SH, MH menduduki jabatan di Kemandagri bukan asal tunjuk saja. Namun, ia mengikuti open bidding yang dilaksanakan Kemendagri dengan seleksi yang sangat ketat. Dari tujuh orang yang mengikuti seleksi tersebut, hanya Yudawan yang memenuhi syarat dan dinyatakan lolos.
Hal itu membuktikan, bahwa Yudawan tidak hanya pantas menduduki jabatan eselon satu hanya berdasarkan latar belakang, namun memang memiliki kemampuan yang dibutuhkan di Kementerian Dalam Negeri sebagai Pengawas Utama Pemerintahan Daerah atau PPUPD.
Dua Sahabat Lama Bertemu
Dalam sebuah kesempatan, Yudawan bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang, sahabat lama sekaligus satu angkatan di Akademi Kepolisian tahun 1988. Pertemuan itu berlangsung hangat dan bersahaja, diwarnai tawa kecil, kilas balik masa pendidikan, serta refleksi perjalanan panjang pengabdian dalam satu institusi yang sama.

Dua sahabat lama bertemu, Irjen Pol (P) Drs. Yudawan R, SH, MH, (kiri) dan Irjen Pol (P) Drs Frederik Kalalembang (kanan)
Pada momen itu, Frederik Kalalembang menyampaikan ucapan selamat atas jabatan dan amanah yang diemban saat ini. Ia menilai Yudawan sebagai sosok pemimpin yang tenang, jernih dalam berpikir, dan konsisten menjaga integritas.
“Pengawasan pemerintahan daerah adalah kerja sunyi, jauh dari sorotan, tetapi sangat menentukan arah perjalanan bangsa. Amanah ini bukan hanya soal jabatan, melainkan kepercayaan negara yang harus dijaga dengan keteladanan dan kejernihan hati,” ujar Frederik.
Ia pun mengajak Yudawan untuk terus merawat semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Meski kini mengabdi pada jalur yang berbeda, satu di parlemen dan satu di pemerintahan, keduanya diyakini tetap berjalan seiring dalam satu tujuan yang sama, yakni memastikan negara hadir melalui tata kelola yang bersih, adil, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Saya mengenal sahabat saya, Yudawan, sebagai sosok yang telah lama malang melintang di bidang sumber daya manusia Polri. Selama aktif di kepolisian, beliau dikenal rendah hati, ringan tangan, dan selalu hadir membantu kawan-kawan tanpa banyak bicara. Dedikasi dan kepeduliannya meninggalkan jejak yang kuat, bukan hanya dalam tugas, tetapi juga dalam persahabatan. Sukses selalu, Mas Yudawan. Jangan pernah berhenti mengabdi, selama kita masih diberi kemampuan dan kesempatan untuk berbuat bagi negeri,” ujar Frederik Kalalembang. (*)


Komentar