Logo Lintasterkini

Bocah Gizi Buruk Pangkep Meninggal di Makassar

Muh Syukri
Muh Syukri

Rabu, 09 Januari 2013 07:10

ilustrasi
ilustrasi

ilustrasi

MAKASSAR – Bocah berusia lima bulan yang diduga akibat gizi buruk, Nurul Fitri akhirnya meninggal dunia di Makassar setelah tidak sempat mendapatkan perawatan intensif dari tim medis di kampung halamannya, Kabupaten Pangkep.

“Sejak menginjakkan kaki di Makassar, orang tua bersama bocah penderita gizi buruk itu sudah mendapatkan penanganan oleh tim posyandu karena terlapor di kelurahan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr Nur Aisyah Tun Azikin di Makassar, Selasa (8/1/2013).

Ia mengatakan, keberadaan bocah itu diketahui melalui kader pos pelayanan masyarakat terpadu (posyandu) kelurahan, sehingga langsung diberikan tindakan pendampingan untuk menaikkan berat badannya.

Diungkapkannya, bocah bersama orang tuanya, Askari dan Sri Wahyuni itu menginjakkan kaki di Kota Makassar pada November 2012 dengan berat badan penderita hanya 3,4 kilogram (kg).

Selama beberapa hari dirawat di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) kelurahan, bocah itu kemudian dirujuk ke RSB Fatimah Makassar dan selama di rumah sakit, korban mempunyai kelainan dari balita lainnya.

Kelainan yang ditemukan pada anak itu yakni tidak adanya lagit-langit pada mulutnya sehingga anak itu kesulitan untuk menerima asupan makanan maupun minuman, meskipun pendampingan dengan memberikannya susu sudah dilaksanakan.

“Kader di posyandu sudah berusaha maksimal untuk meningkatkan berat badan serta menyelamatkan anak itu, tetapi karena kelainan itu yang membuatnya tidak bisa bertahan lebih lama,” katanya.

Ia menyatakan, meskipun anak dan orang tua korban merupakan warga Sanggerang, Kelurahan Baleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, tetap saja mendapatkan pelayanan yang sama dengan warga Makassar lainnya karena tujuan dari kesehatan hanya menyelamatkan orang.

Orang tua korban yang tinggal sementara di rumah neneknya di Jalan Suangga lorong 2/20 D, Kecamatan Tallo, Makassar sudah menguburkan anaknya pada siang harinya. (ant)

 Komentar

 Terbaru

Peristiwa20 Mei 2022 02:24
Lansia Tewas Setelah Dipergoki Mencuri di Areal Tambang di Bantaeng, Tiga Polisi Diperiksa
Nasib malang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Nuru Saali (78) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kabarnya, ia tewas us...
News19 Mei 2022 23:55
Pelat Palsu Marak Beredar di Sulsel, Ada Pembiaran?
Aturan pemberlakukan tersebut memang sudah ada yakni mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Reg...
News19 Mei 2022 22:47
Bupati Pinrang Terpilih Memberikan Testimoni Di Rakornas BAN S/M
MAKASSAR — Bupati Pinrang, Irwan Hamid bersama Bupati Gowa dan Bupati Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah diundang dan terpilih untuk memberikan t...
Hukum & Kriminal19 Mei 2022 22:43
Berdamai, Ini Syarat Yang Diajukan Pelajar Korban Penganiayaan Di Pinrang Yang Videonya Viral Di Medsos
PINRANG – Penganiayaan yang dilakukan seorang pelajar laki-laki SMA Negeri 9 Cempa Kabupaten Pinrang terhadap. seorang pelajar perempuan tyang t...