Logo Lintasterkini

Ketum Dharma Pertiwi : Wanita TNI Harus Mampu Beradaptasi

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Jumat, 09 April 2021 06:30

Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Nanni Hadi Tjahjanto.
Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Nanni Hadi Tjahjanto.

JAKARTA — Sebagai Wanita TNI harus mau dan mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman. Seorang Wanita TNI harus selalu update dalam setiap perkembangan yang terjadi baik dalam hal kedinasan maupun dalam hal melaksanakan tanggung jawab sebagai seorang ibu rumah tangga.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto selaku ibu Raksa Tri Anggana Tantri atau ibu Asuh Wanita TNI pada acara Diskusi Panel Wanita TNI Tahun 2021. Ia menyampaikan pesannya di Gedung Puri Ardhya Garini Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021).

Ketua Umum Dharma Pertiwi ini mengatakan bahwa diskusi panel Wanita TNI merupakan salah satu rangkaian kegiatan Apel Bersama Wanita TNI Tahun 2021 dalam upaya berbagi pengetahuan dan informasi.

“Kepada Wanita TNI dimanapun berada dan bertugas untuk meneladani sikap mental Kartini. Sebagai Kartini di era milenial, para Wanita TNI tentunya harus memiliki karakter sebagai pribadi yang connected, artinya menjadi wanita yang melek teknologi dan media sosial, memiliki gaya berpikir kreatif dan percaya diri,” kata Ny. Nanny Hadi Tjahjanto.

Menurutnya, kegiatan Apel Bersama Wanita TNI yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya mempunyai tujuan untuk memelihara semangat juang, jiwa korsa dan soliditas. Hal itu dimaksudkan guna meningkatkan kebanggaan serta motivasi dalam pengabdian kepada TNI, Bangsa dan Negara.

“Apel Bersama Wanita TNI juga merupakan bentuk kegiatan pembinaan tradisi yang mengandung makna sejarah perjuangan wanita di Indonesia tidak pernah padam,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan salam dan pesan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. Pesan tersebut agar Wanita TNI semakin profesional dan mampu tampil sebagai prajurit sejati kebanggaan TNI serta menjadi teladan dalam kehidupan keluarga, organisasi, masyarakat, bangsa dan negara.

Kegiatan diskusi panel tersebut diikuti oleh 50 peserta secara tatap muka dan 180 peserta secara daring. Peserta via daring tersebar di 12 kota besar di Indonesia, antara lain Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, Surabaya, Bali, Kalimantan Timur, Manado, Makassar, Ambon dan Jayapura.

Pada diskusi panel ini menghadirkan dua panelis, yakni Ketua Bidang Data dan IT Satgas Penanganan Covid-19 Ibu Dewi Nur Aisyah, SKM, M.Sc, DIC, PhD dengan topik “Peranan seorang Prajurit Wanita TNI berhasil menyentuh Aspek-Aspek Historis, Kultur Budaya, Sosial dan Politik yang berlaku di dalam Negara Indonesia”.

Sementara panelis kedua adalah Ketua Kelompok Staf Medis Kesehatan Jiwa RSUP Fatmawati dr. Dian Pitawati, Sp.KJ dengan topik “Menjaga Kesehatan Jiwa wanita Di Masa Pandemi Covid-19”. Bertindak sebagai moderator pada diskusi panel tersebut adalah News Anchor, Master of Ceremony and Moderator, Reinhard Reidolf Sirait. (*)

 Komentar

 Terbaru

Parkir di Bahu Jalan Boulevard, Puluhan Mobil Digembok
News23 April 2021 03:09
Parkir di Bahu Jalan Boulevard, Puluhan Mobil Digembok
Penertiban ini juga difokuskan di sekitaran kantor Balai Kota Makassar....
Security di Makassar Ditemukan Tewas di Pos Jaga Kantornya
Hukum & Kriminal23 April 2021 02:22
Security di Makassar Ditemukan Tewas di Pos Jaga Kantornya
Kapolsek Bontoala, Kompol Andriyani Lilikay bilang, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban....
Amos Ditangkap Curi Handphone di Rumah Sakit TNI
Hukum & Kriminal23 April 2021 00:37
Amos Ditangkap Curi Handphone di Rumah Sakit TNI
Tidak hanya Amos, anggota Resmob Polsek Ujung Pandang juga meringkus seorang wanita berinisial KM. Diduga sebagai penadah....
Ngaku Anggota Dewan, Usman Ditangkap BNN Kuasai 25 Kg Sabu
Hukum & Kriminal22 April 2021 23:28
Ngaku Anggota Dewan, Usman Ditangkap BNN Kuasai 25 Kg Sabu
Rencananya, sabu itu akan dibawa ke salah satu kota di Pulau Sumatera. Diselundupkan melalui jalur laut dari Malaysia dengan menggunakan kapal kayu....