Logo Lintasterkini

Arsony : Hampir Saja Appi-Cicu Melawan Kotak Kosong

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Selasa, 13 Februari 2018 10:09

Arsony, kader PDIP, yang juga juru bicara Appi-Cicu.
Arsony, kader PDIP, yang juga juru bicara Appi-Cicu.

MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar resmi menetapkan dua pasangan calon (paslon) bertarung di Pilkada Makassar 2018 tahun ini. Keduanya adalah pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) yang maju melalui jalur perseorangan dan duet Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi maju lewat usungan 10 partai politik.

“Sesuai hasil rapat pleno terbuka, keduanya resmi ditetapkan sebagai pasangan calon berdasarkan nomor : 35/P.KWK/HK.03.1-Kpt/7371/KPU.Kot/II/2018,” kata Komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansur, Senin (12/2/2018).

Selanjutnya, menurut Abdullan Mansur keduanya akan mengikuti tahapan berikutnya yakni pencabutan nomor urut yang dipusatkan di Hotel Grand Clarion Makassar, Selasa hari ini, (13/2/2018).

Menanggapi hasil keputusan KPU Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melalui juru bicara dari PDIP Kota Makassar, Arsony mengaku sangat bersyukur atas lolosnya paket Danny-Indira (DIAmi) maju di Pilwali Makassar tahun ini. Pasalnya, perjuangan paket DIAmi menapaki Pilwalkot 2018 cukup berat.

Mulai dari mengumpulkan dukungan ratusan ribu e-KTP warga Kota Makassar, mengurusi kasus korupsi yang menjerat bawahnnya yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Erwin Hayya hingga mengurusi keterlambatan gaji ribuan ASN dan tenaga honer di lingkup Pemerintahan yang dipimpinnya.

“Makanya, kita bersyukur karena Pilwalkot tahun ini, pasangan Appi-Cicu tidak sampai melawan kotak kosong,” tegas Arsony, Senin (12/2/2018).

Selain kesyukuran atas lolosnya DIAmi sebagai kontestan, Appi, kata Arsony juga mengapresiasi kinerja KPU Makassar dalam mengawal proses demokrasi di Kota Daeng.

Pasca ditetapkan sebagai kontestan, duet yang diusung 10 partai politik ini langsung menggelar zikir bersama di posko Sekretariat Gabungan di Jl AP Pettarani, Senin malam (12/2/2018).

“Ini merupakan bentuk kesyukuran Pak Appi dan Bu Cicu menggelar zikir bersama karena hampir Pilkada Makassar hanya diikuti satu pasangan calon saja,” terang Arsony lagi.

Ditanya terkait pengundian nomor urut, Arsony menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak mempersoalkan nomor urut.

“Sekiranya ada nomor tiga, itu pun bukan soal. Jangan karena nomor urut kemudian nanti ada lagi yang jadikan sebagai simbol program Pemerintah,” kata politisi PDIP Makassar ini.

Sekedar diketahui, zikir bersama ini dipimpin langsung Dr Rahman Qayyum yang dihadiri langsung calon walikota dan wakil walikota Makassar, Appi-Cicu dan para elite partai pengusung serta ratusan pendukung dan simpatisan. (*)

 Komentar

 Terbaru

News30 Januari 2026 23:06
Hari Ketiga Pencarian Lansia Tersesat di Perkebunan Alasa Selayar Masih Nihil
MAKASSAR – Operasi pencarian terhadap seorang lansia atas nama Abd. Wahab (70 tahun) yang dilaporkan tersesat di daerah perkebunan Alasa, Desa T...
News30 Januari 2026 22:53
Sekda Sulsel Dukung Program Jaga Desa, Perkuat Pengawasan Dana Desa Berbasis Digital
MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui sinergi lintas lembaga. Upaya tersebut di...
News30 Januari 2026 19:34
Peduli Kemanusiaan, SPJM Laksanakan Kegiatan Donor Darah
MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, ...
News30 Januari 2026 17:45
Penyaluran TPG Bulanan bagi Guru ASND Bukti Komitmen Pemerintah pada Tenaga Pendidik
JAKARTA – Realisasi pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) perbulan ini merupakan komitmen Presiden Prabowo dalam upaya meningkatkan kesejahtera...