Logo Lintasterkini

JK Pertanyakan Cara Kritik Pemerintah, Begini Respon Jubir Presiden

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Sabtu, 13 Februari 2021 23:03

Juru bicara (Jubir) Presiden, Fajroel Rachman.
Juru bicara (Jubir) Presiden, Fajroel Rachman.

JAKARTA — Presiden Joko Widodo kerap menyampaikan pernyataan yang meminta agar masyarakat lebih aktif mengkritisi pemerintahannya. Permintaan Presiden itu direspon oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, H.M. Jusuf Kalla (JK).

Dikatakan JK, walaupun dikritik dengan berbagai macam kritikan beberapa hari lalu , Bapak Presiden Joko Widodo mengumumkan silakan mengkritik pemerintah.

“Tentu banyak yang ingin melihatnya, bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi,” kata JK dalam diskusi virtual di kanal PKS, Sabtu (13/2/2021).

Pada diskusi virtual ini, JK mengajak semua stakeholder terkait lebih mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Dia pun meminta agar hak-hak masyarakat tetap terjaga demi menjaga iklim demokrasi yang baik.

“Karena itu, kita harus menjaga kepentingan masyarakat, untuk ada tetap menjaga dari rakyat harus melihat pelaksanaan pemerintah yang baik secara demokratis,” kata JK.

Menanggapi pernyataan JK tersebut, Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman,
menyampaikan tidak ada masalah masyarakat memberikan kritik kepada pemerinta. Asalkan saja kritik itu sesuai UUD 1945 dan UU yang ada. Fadjroel menegaskan Presiden Jokowi tegak lurus terhadap konstitusi.

“Jadi, apabila mengkritik sesuai UUD 1945 dan peraturan perundangan, pasti tidak ada masalah karena kewajiban pemerintah/negara adalah melindungi, memenuhi, dan menghormati hak-hak konstitusional setiap WNI, yang merupakan hak asasi manusia tanpa kecuali. Presiden Jokowi tegak lurus dengan konstitusi UUD 1945 dan peraturan perundangan yang berlaku,” ujar Fadjroel Rachman, Juru Bicara Presiden. (*)

 Komentar

 Terbaru

Asrul Susul Rekannya ke Sel Usai Keroyok Warga Hingga Tewas
Hukum & Kriminal07 Maret 2021 20:16
Asrul Susul Rekannya ke Sel Usai Keroyok Warga Hingga Tewas
Asrul sempat buron selama empat bulan. Dia melarikan diri setelah menganiaya warga bersama rekannya hingga tewas, pada Desember 2020 lalu....
Fatmawati Ajak Partai Gelora Bersinergi Bangun Makassar
Politik07 Maret 2021 19:45
Fatmawati Ajak Partai Gelora Bersinergi Bangun Makassar
Fatmawati mengajak seluruh kader Partai Gelora menjadi starter point dalam membangun serta mengawal Kota Makassar menjadi lebih maju lagi....
Danny Pomanto Berbagi Pengalaman Politik di Rakorwil Partai Gelora
Politik07 Maret 2021 19:24
Danny Pomanto Berbagi Pengalaman Politik di Rakorwil Partai Gelora
Danny Pomanto berkesampatan menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai Gelora Indonesia di Claro Hotel, Makassar, Minggu (07/03/2021)....
Penerimaan Pegawai Kontrak di Disdamkar Makassar Akan Dibuka Via Online
News07 Maret 2021 18:27
Penerimaan Pegawai Kontrak di Disdamkar Makassar Akan Dibuka Via Online
Hanya saja kata Muncu, untuk proses pemberkasan tetap dilakukan tatap muka. Sebab, pelamar harus memasukkan berkasnya....