Logo Lintasterkini

Utang Narkoba Sembilan Paket yang Membuat Satu Keluarga Terbakar di Tinumbu

Muh Syukri
Muh Syukri

Senin, 13 Agustus 2018 23:00

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar saat menginterogasi pelaku pembakaran rumah
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar saat menginterogasi pelaku pembakaran rumah

MAKASSAR – Kasus pembakaran yang menyebabkan enam orang tewas di Jalan Tinumbu telah terungkap. Kejadian itu ternyata berkaitan dengan utang narkoba sebanyak sembilan paket oleh almarhum Fahri yang ikut menjadi korban pada peristiwa kebakaran tersebut.

Disebutkan, eksekutor pembakaran rumah adalah Andi Ilham alias Ilo (23) yang sudah diamankan dan Appang yang masih dalam pengejaran petugas. Ia melakukan pembakaran atas instrukasi tersangka Akbar Daeng Ampuh (30) yang saat ini menjalani hukuman penjara di Lapas Klas 1 Gunung Sari Makassar.

Untuk eksekusi tersebut, pelaku atas nama Ilo dan Appang dijanjikan upah sebanyak Rp 500 ribu untuk menagih utang ke Fahri sekaligus melakukan pembakaran. Ironisnya, sebelum melakukan aksi tersebut para pelaku juga dibekali sabu untuk dikonsumsi.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar yang sekaligus Kasat PLT Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Diary Astetika yang dikonfirmasi mengatakan, para eksekutor ini melakukan penagihan dan pembakaran atas suruhan Akbar Dg Ampuh. Pasalnya, Fahri memiliki utang sembilan paket narkoba atau senilai Rp 10 juta.

“Jadi Fahri memiliki utang sembilan paket sabu yang hasil pembeliannya belum disetor. Sehingga para pelaku mendatangi untuk menangih utang tersebut,” ujar Diary, Senin (13/8/2018) petang.

Terpisah, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan pelaku pembakaran rumah adalah orang suruhan tahana Lapas. Dimana pada saat itu mengakibatkan lima rumah hangus terbakar dan 6 orang meninggal dunia.

Dikatakan Irwan, saat ini otak dibalik kebakaran itu yang bersangkutan masih menjalani status napi dalam kasus pembunuhan yang juga dalam kasus narkotik.

“Kita berkoordinasi dengan pihak Lapas ditemukan timbangan narkotik kemudian ditemukan ada empa HP. Dalam kasus pembunuhan yang bersangkutan dihukum pidana selama 12 tahun dan baru di jalani lima tahun kurang lebih,” kata Irwan. (*)

Penulis : Mul

 Komentar

 Terbaru

Miniatur F8 Bakal Sambut Muhibah Budaya dan Festival Rempah 2021
Wisata dan Budaya22 April 2021 04:23
Miniatur F8 Bakal Sambut Muhibah Budaya dan Festival Rempah 2021
Danny Pomanto mengapresiasi dan mendukung rencana festival pelayaran tersebut....
5 Pasangan Bukan Pasutri Kepergok Pesta Miras di Gowa
Ramadhan22 April 2021 03:39
5 Pasangan Bukan Pasutri Kepergok Pesta Miras di Gowa
Tim UKL 02 telah mengamankan lima pasangan pria dan wanita di salah satu indekos di wilayah Kecamatan Somba Opu....
Danny Maknai Hari Kartini Teladan Emansipasi Wanita Masa Kini
News22 April 2021 03:35
Danny Maknai Hari Kartini Teladan Emansipasi Wanita Masa Kini
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto menyampaikan harapannya pada peringatan Hari Kartini, Rabu (21/04/2021)....
Di Hari Kartini, Kapolsek Parangloe Berbagi Sembako ke Warga
News22 April 2021 00:38
Di Hari Kartini, Kapolsek Parangloe Berbagi Sembako ke Warga
Tidak hanya menyasar keluarga prasejahtera, bantuan bingkisan sembako itu juga diberikan kepada marbot Masjid....