Logo Lintasterkini

Walikota Makassar Berbagi Strategi Dongkrak Kesejahteraan Perawat

Muh Syukri
Muh Syukri

Minggu, 14 Agustus 2016 16:10

Walikota Makassar Berbagi Strategi Dongkrak Kesejahteraan Perawat

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto berbagi strategi dan inovasi pemerintahannya untuk mensejahterakan perawat, di Auditorium K H Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar, Minggu, (14/08/2016).

Di hadapan seratusan peserta Bedah Buku dan Simposium Nasional Keperawatan, Wali Kota Danny Pomanto menyampaikan akan memperjuangkan nasib perawat agar kesejahteraannya meningkat.

Menurutnya, semodern apapun suatu masyarakat yang menjadi inti dari pelayanan publik adalah pelayanan kesehatan yang tersistem. Pelayanan kesehatan prima yang gratis dan bisa dinikmati masyarakat hanya dapat terwujud dengan dukungan perawat handal.

“Profesi perawat itu butuh high skill. Kualitas pelayanan rumah sakit yang profesional tidak hanya ditentukan oleh dokter tetapi juga oleh perawat. Bukan hanya Makassar yang dua kali tambah baik tetapi perawat juga dua kali tambah sejahtera,” tegas Danny disambut aplaus perawat.

Olehnya itu, Danny menekankan perlunya peningkatan kesejahteraan perawat, “Perawat bergaji rendah tidak boleh dibiarkan,” sebutnya.

Ia menyampaikan akan mengupayakan kenaikan tunjangan bagi perawat Pemerintah kota Makassar untuk mengimbangi jika peluang kenaikan gaji kecil untuk diberlakukan.

Peraturan Wali Kota (Perwali) juga masuk dalam skenario Danny untuk memperjuangkan nasib perawat di kota Makassar. Ia bahkan mengajak perawat yang tergabung dalam PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) kota Makassar, bersama – sama menyusun Peraturan Daerah (Perda) Perawat Sombere.

“Teruslah profesional dan kembangkan ilmu kita. Insya Allah segera memperbaiki dan membuat Perwali serta Perda Perawat Sombere,” kata Danny.

Sementara itu Ketua DPD PPNI kota Makassar, Abdul Haris yakin jika Wali Kota Danny Pomanto mampu memperjuangkan kesejahteraan perawat di Makassar. “Kami yakin beliau (Danny Pomanto) mampu memperjuangkan nasib perawat di Makassar agar hidupnya bisa dua kali tambah sejahtera,” yakinnya.

Di Bedah Buku dan Simposium Nasional yang mengangkat tema ‘Era Transisi Keperawatan, Masalah vs Solusi Perawat, Jangan Rakyat Jadi Korban’, Abdul Haris juga membagikan buku yang ditulisnya, ‘Pengantar Praktik Keperawatan Profesional Dilengkapi UU Keperawatan dan Cara Pengisian SIMK – Online PPNI’. (*)

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi & Bisnis07 Januari 2026 20:04
KALLA-PMI Distribusikan 2.500 Ton Bantuan ke Sumatera Melalui Kapal Kemanusiaan Gelombang II
JAKARTA – KALLA kembali berkontribusi dalam penditribusian bantuan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera melalui Ka...
Ekonomi & Bisnis07 Januari 2026 19:59
Tutup Tahun 2025 dengan Luar Biasa, Kalla Toyota Kembali Hadirkan yang Spesial di Awal Tahun 2026
MAKASSAR – Di tengah dinamika industri otomotif yang menantang, Kalla Toyota berhasil menunjukkan resiliensi dan dominasi yang luar biasa di tah...
News07 Januari 2026 19:55
Sekolah Kolong Rumah di Dusun Bara Resmi Dibuka
MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meresmikan pembangunan gedung Sekolah Kolong–SDN 238 Bontoparang...
News07 Januari 2026 18:15
Kakorlantas Polri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Tekankan Tanggung Jawab dan Profesionalisme Personel Lalu Lintas
JAKARTA — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Agus Suryonugroho memimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat personel Korps Lalu Lintas Polri ...