Logo Lintasterkini

Satgas Covid-19 : Data Tidak Akurat, Kebijakan Tidak Efektif

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Jumat, 22 Januari 2021 01:51

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan, keamanan vaksin teruji, berkhasiat dan halal.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan, keamanan vaksin teruji, berkhasiat dan halal.

JAKARTA – Penambahan kasus positif Covid-19 per 19 Januari bertambah 10.365 kasus, dengan jumlah kasus aktif 146.842 kasus atau persentasenya 15,8% dibandingkan rata-rata dunia 26,38%. Jumlah kesembuhan sebanyak 753.948 kasus atau 81,3% dibandingkan rata-rata dunia 71,48%.

Pada kasus meninggal dunia sebanyak 26.590 kasus atau 2,9% dibandingkan rata-rata dunia 2,13%. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyoroti tren penambahan kasus positif Covid-19 yang terlihat melonjak drastis.

“Tren kenaikan minggu ini, menjadi yang tertinggi yaitu mencapai 27,5%. Selain masih terjadinya penularan Covid-19, ada penyebab lain yaitu masalah verifikasi data yang terlambat masuk., sehingga menyebabkan penumpukan data di beberapa daerah,” kata Prof. Wiku Adisasmito, Selasa (19/1/2021) di Gedung BNPB Jakarta.

Ia meminta kedepannya tidak ada lagi toleransi terhadap delay atau keterlambatan data yang masuk. Pasalnya, karena menyangkut keterlambatan data masuk ini sangat krusial dalam pengambilan keputusan.

“Dengan data yang tidak realtime, maka kebijakan yang dikeluarkan, tidak tepat waktu, sehingga menjadi tidak efektif,” kata Prof. Wiku Adisasmito.

Ditambahkan Wiku, Satgas Penanganan Covid-19 meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah daerah (Pemda) harus terus memperbaiki integrasi data Covid-19. Dengan begitu, dalam pelaporan data kedepannya dapat mengurangi gap (kekosongan) dan delay (penundaan) antara data pusat dan daerah. (*)

 Komentar

 Terbaru

Pengamat Sebut KLB Partai Demokrat Merefleksikan Kegagalan AHY
Politik06 Maret 2021 17:00
Pengamat Sebut KLB Partai Demokrat Merefleksikan Kegagalan AHY
Apalagi, melalui KLB itu Moeldoko diputuskan menjabat Ketua Umum Peride 2021-2025. Tentunya partai ini akan menghadapi dualisme kepemimpinan....
Makassar Recover Didesain Multi Inovasi, Danny Akan Buat Hari Ojol
Bersama Melawan Covid-1906 Maret 2021 16:02
Makassar Recover Didesain Multi Inovasi, Danny Akan Buat Hari Ojol
Untuk memulihkan perekonomian masyarakat di masa pandemi covid-19, Danny Pomanto akan membuat regulasi dengan memanfaatkan moda transportasi berbasis ...
633 Karyawan Trans Studio Mall Makassar Divaksin
Bersama Melawan Covid-1906 Maret 2021 15:47
633 Karyawan Trans Studio Mall Makassar Divaksin
Marcomm Manager Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Radi Agustian, yang ditemui di lokasi vaksinasi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menekan pen...
Buron Sejak 2020, DPO Jambret Sadis “Seret Korban” di Makassar Diringkus
Hukum & Kriminal06 Maret 2021 15:10
Buron Sejak 2020, DPO Jambret Sadis “Seret Korban” di Makassar Diringkus
Pemuda berusia 25 tahun itu, diringkus di kediamannya di Jalan Sungai Saddang Baru, Jumat malam (05/03/2021). Setelah polisi melakukan penggerebekan u...