Logo Lintasterkini

Kesal Dituduh Mencuri, Rudi Nekat Parangi Bogkeng

Muh Syukri
Muh Syukri

Minggu, 23 April 2017 06:13

ilustrasi
ilustrasi

MAKASSAR – Sungguh malang nasib yang dialami Bongkeng. Ia mengalami luka parah setelah ditebas menggunakan parang oleh Rudi Rahman (22), Sabtu, ( 22/4/2017) sekitar pukul 20.30 wita.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi di pinggir sungai Jeneberang Jalan Tanggul Patompo rt 04 rw 09 Kelurahan Balang Baru Kecamatan Tamalate.

Kejadian itu berawal saat orangtua pelaku bernama Dg Rapi ditegur oleh korban dan  menuduh Rudi telah melakukan pencurian ikan di karamba. Dg Rani kemudian membangunkan Rudi dan menanyakan soal tuduhan tersebut.

Pelaku kemudian bangun dan menemui korban untuk mengklarifikasintuduhan tersebut. Saat itu korban kemudian mencekik pelaku namun berhasil lepas.

Rudi yang marah kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil parang. Kemudian menebas korban dengan membabi buta yang menyebabkan sejumlah luka di kepala.

“Saya kesal dituduh mencuri makanya saya ambil parang dan memaranginya,” ujar pelaku.

Kapolrestabes Makasar, Kombes Pol Endi Sutendi yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Pelaku sudah diamankan,” tandasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Nasional20 Februari 2024 23:54
Ini Harapan AMSI Terhadap Pengesahan Perpres Publishers Rights
JAKARTA – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo mengesahkan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 ...
News20 Februari 2024 22:56
Puncak Acara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidenreng Rappang, Forkopimda Kompak Hadir
SIDRAP – Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah, S.I.K.M.H bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap Ny Siska Erwin Syah hadiri Puncak Acara Peringatan H...
Peristiwa20 Februari 2024 21:05
Mobil Bak Terbuka Kecelakaan di Gowa, 1 Tewas
GOWA – Lantaran berusaha menghindari kendaraan lain dari arah berlawanan, sebuah mobil bak terbuka yang mengangkut delapan penumpang masuk jurang se...
Hukum & Kriminal20 Februari 2024 20:29
Miris, Santri di Makassar Meregang Nyawa Dianiaya Temannya
MAKASSAR – Nasib malang menimpa AR (14), seorang santri di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Ashim Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)....