Logo Lintasterkini

Kapolres Takalar Gagas Penyampaian Aspirasi secara Online di Tengah Pandemi Covid-19

Abdul Gaffar Mattola
Abdul Gaffar Mattola

Senin, 23 November 2020 16:36

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto memberi keterangan pers. Senin (23/11/2020).
Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto memberi keterangan pers. Senin (23/11/2020).

TAKALAR — Kepolisian Resort (Polres) Takalar menggagas sebuah aplikasi online guna mendengar aspirasi yang akan disampaikan oleh perwakilan masyarakat atau pelajar melakukan aksi demontrasi di tengah Pandemi Covid-19.

Aspirasi Online adalah sarana atau ide kreatif yang digagas oleh Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto dalam menanggapi larangan aksi kerumanan massa di tengah wabah virus Corona saat ini.

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto menuturkan, aspirasi Online tersebut telah dikordinasikan ke Pemerintah Kabupaten Takalar serta beberapa instansi pemerintah. Melalui terobosan penyampaian aspirasi secara online ini santalah tepat dilakukan, mengingat jika masyarakat berkerumun, akan lebih beresiko terjadi lonjakan kasus penyebaran Covid-19, padahal Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menekan bahkan memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut.

“Jadi aspirasi secara online ini melalui aplikasi zoom akan dilounching Selasa, tanggal 24 November besok. Ini kami siapkan untuk mendengar aspirasi masyarakat yang akan melakukan aksi demontrasi tanpa adanya kerumunan,” papar Beny Murjayanyo, Senin, (23/11/2020) di Mapolres Takalar.

Ia mencontohkan, salah satu instansi di Takalar akan difasilitasi menggunakan aspirasi online ini dengan menyambungkan karena telah melakukan kordinasi dan kerjasama sebelumnya.

Alasan Kapolres Takalar ini menyiapkan aspirasi online tersebut guna memutus mata rantai atau mencegah penyebaran dan pencegahan virus Corona (covid-19) dengan adanya suatu kumpulan massa.

“Ya, kita lakukan hal ini sesuai himbauan Bapak Presiden Jokowi dan Kapolri demi pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona atau covid-19 di masa Pandemi. Dan kami tidak melarang adik-adik mahasiswa atau masyarakat melakukan aktivis untuk menyampaikan pendapat di hadapan umum. Tetapi untuk menghindari kerumunan massa, kami minta dengan hormat agar aksinya digelar lewat virtual saja,” paparnya.
(*)

 

Penulis : Suardi

 Komentar

 Terbaru

Dalam 10 Hari Sudah 132 Ribu Nakes Divaksinasi Covid-19
Bersama Melawan Covid-1924 Januari 2021 04:10
Dalam 10 Hari Sudah 132 Ribu Nakes Divaksinasi Covid-19
''Jumlah tenaga kesehatan yang telah divaksinasi di 13.525 fasilitas layanan kesehatan yang ada di 92 kabupaten/kota di 34 provinsi sudah mencapai leb...
Sepekan Pasca Gempa Sulbar, Kondisi Pengungsi Masih Memprihatinkan ⁣
News24 Januari 2021 03:49
Sepekan Pasca Gempa Sulbar, Kondisi Pengungsi Masih Memprihatinkan ⁣
MAMUJU — Hari mulai gelap saat tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan logistik pangan untuk pengungsi yang jarang tersentuh bantuan kemanusiaa...
Tenaga Ahl BNPB Ungkap Doni Monardo belum Divaksin Covid-19
Bersama Melawan Covid-1924 Januari 2021 03:17
Tenaga Ahl BNPB Ungkap Doni Monardo belum Divaksin Covid-19
“Ini untuk meluruskan informasi bahwa Pak Doni sudah menjalani vaksinasi pada 13 Januari 2021. Padahal beliau akan divaksinasi pada pekan depan bers...
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Tertular Virus Corona Saat Makan Bersama
Bersama Melawan Covid-1924 Januari 2021 02:52
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Tertular Virus Corona Saat Makan Bersama
“Karena saat makan kita pasti lepas masker dan celah penularan terbuka. Sebaiknya saat makan, tidak ada orang lain di sekitar kita untuk mencegah te...